| Baca nih berita seputar Rencana Kristenisasi Indonesia oleh kolongmerat James
T Riady, jadi buat rekan2 yang bekerja di bawah naungan bisnis nya sama saja
dengan ngebantu dia ngewujudin niat kafirnya, Masya Allah...Astagfirullah....
eramuslim, Jakarta - Pernyataan bos Lippo Group, James T. Riady, di
situs Fortune bakal berbuntut panjang. Pasalnya, Majlis Tabligh dan Dakwah Khusus
(MTDK) PP Muhammadiyah akan menggalang ormas, orsospol, serta organisasi kepemudaan
Islam untuk menggugat pernyataan blak-blakan bos Lippo itu akan mengkristenkan
desa-desa miskin di Indonesia.
Pada 23 Juli lalu Fortune.com, sebuah situs terkemuka di dunia, memuat hasil
wawancara ekslusif reporternya dengan James T Riady. Wawancara berlangsung saat
kunjungan wartawan Fortune ke kediamannya yang mewah, berkamar 16, di tengah
danau, serta dilengkapi lapangan golf dan heliped, di kompleks perumahan mewah
Lippo Karawaci, Tangerang, Banten.
Dalam artikel itu diceritakan, sebelum memulai wawancaranya, James mengajak
wartawan itu melakukan kebaktian bersamanya. Si penulis artikel juga menggambarkan
"kesalehan" seorang James Riady sebagai seorang Kristiani fanatik. Hal itu tergambar
misalnya, pada saat si wartawan diajak bersama mencicipi hidangan, James mengajak
berdoa bersama.
"Bless this meal. Bless the people who prepared it. Thank you for this life,
Jesus!" (Tuhan berkati hidangan ini. Berkati juga orang-orang yang telah menyiapkan
hidangan ini. Terima kasih Jesus, atas pemberian hidup ini). Demikian doa James
mengawali wawancaranya dengan wartawan Fortune.
Artikel itu selanjutnya memaparkan James sebagai anak milyader Mochtar Riady
yang menguasai imperium bisnis, khususnya di bidang jaringan telekomunikasi.
Ia, tulis artikel itu, menguasai lebih dari 50 kompani bisnis raksasa (pribadi
maupun publik) khususnya dalam bidang TV kabel, telepon selular, online shopping,
dan jasa internet. Total aset yang dimiliki keluarga James tak kurang dari 12
milyar US$ (lebih dari Rp 100 triliun).
Pada bagian akhir tulisan itu, Fortune mengutip pernyataan James yang menyatakan
bahwa dirinya saat ini tidak begitu peduli lagi dengan bisnisnya yang melimpah.
Karena saat ini dia (James), katanya, tidak suka lagi dengan urusan tetek-bengek
bisnis. "I don't like the details of running a business," ujar James.
Artikel itu juga menggambarkan, belakangan ini James tengah berkonsentrasi
untuk mengembangkan sistem sekolah pribadinya yang mewah di Lippo Village. Di
mana para guru-guru Kristennya dilarang merokok di kelas maupun saat-saat jam
istirahat. Ia berharap bisa membuka 1000 sekolah Kristen
di desa-desa miskin di seluruh Indonesia. Ia mengatakan bahwa upayanya itu dalam
rangka untuk mengangkat standar moral dan spiritual rakyat Indonesia. James
juga mengaku pernah bertemu rekan aktivis gerejanya Pat Robertson, lalu berdikusi
tentang rencananya untuk membuka jaringan Kristen di Indonesia..
Berkaitan tulisan di Fortune itulah, MTDK PP Muhammadiyah akan mengajak seluruh
komponen ormas dan kepemudaan Islam, bertemu di Aula PP Muhammadiyah Jl Menteng
Raya No 62 Jakarta, Senin (03/09/2001) pukul 09.00 WIB. Agenda pertemuan adalah
untuk merumuskan langkah strategi bersama menghadapi gerakan kristenisasi yang
dilakukan kalangan Kristen, khususnya yang telah dinyatakan secara demonstratif
oleh James T. Riady.
|