Home   • Profil   • Hubungi   • Testimonial   • RSS
Rasulullah saw bersabda, "Barangsiapa yang kehidupannya seperti orang-orang Badui(bukan madani), dia mengisolasi dirinya. Barangsiapa yang kehidupannya dari berburu, dia tergolong orang yang lalai." HR Abu Dawud dan Ahmad
»
Photo Kebesaran Alloh SWT
»
Mesjid Penuh Mukjizat
»
Bila Aku Jatuh Cinta
»
Dikala Ragu Akan dirinya
»
Proposal Nikah
»
Doa Harian Ramadhan
 
 
Pencarian  
 
 
Artikel Islami
21 Maret 2005 - 15:52
DERITA BANGSA    
 

" Indonesia kembali menangis " itulah judul besar yg terpampang ditiap head line harian ibukota pada tanggal 10 september.., atau menjadi bincang hangat yg menyedihkan serta mengkhawatirkan tiap bibir dan hati, dimulai dari Istana Kpresidenan hingga warung kopi-nya Mas Bowo di gang sebelah rumah.

Kini banyak air mata yg menyimbahkan telaga hati hingga tetumpahnya meruahkan kepiluan yang dalam , sebuah tragedi telah terjadi…ada juga gemuruh amarah..,mengutuk sebuah skenario biadab yg menghancurkan sebuah peradaban…,menghentakan alur nadi pada tiap jiwa yg takbersalah, Itulah sebuah fenomena keji yg harus terbayarkan oleh bangsa ini.

Tragedi Bom Kuningan, sebuah alur cerita sedih yg menambah beban penopang rapuh pada pundak Ibu Pertiwi, hingga sampai kapan ikatannya dapat menggayut kokoh dimensi krisis anak negeri. Frame krisis ekonomi belum juga terselesaikan, malahan semakin memudarkan harapan akan kemakmuran, pengangguran dimana-mana, kemiskinan terpampang dipelupuk mata.., kejahatan kian merajalela bak budaya.., Politik busuk para elite berhati busuk kian membusukan koreng pada perut-perut rakyat yg membusuk karena kelaparan . Sang anak menangis ketika harus berhenti sekolah, harapanya untuk menjadi guru yg sejati pupus sudah..karena gedung sekolahnya telah berganti dinding keserakahan mafia pendidikan.

Nun jauh di Mushola kampung pulau Seribu sana.., ada bait peringatan yg terurai membalut kesadaran akan kekhilafan..,lamat jauh arti dari ayat itu terdengar…." Dan Allah telah membuat sebuah perumpamaan ( dengan ) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datang kepadanay melimpah ruah dari segenap tempat.., namun penduduknya telah mengingkari nikmat-nikmat Allah, karena itu Allah mereasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan disebabkan dari apa yang mereka perbuat…." ( Al-Qur'an 16 : 113 )

Duhai Allah inikah maksud dari perumpamaan yg disebut dalam kalam Mu. itu.?, apakah negeri yg tersebut itu adalah Indonesia ku..?, benarkah….????,.

walillaahi mulkus samaawaati wal ardi wallahu 'alaa kulli syai'in qadiyrun...kepunyaan Allah lah kerajaan langit dan bumi dan Allah maha kuasa atas segala sesuatu.. semua ini adalah milikmu wahai Allah…, kepunyaanmu .., hak-hakmu…,yang setiap saat bebas kau rengut kembali…, begitupun dengan derita Bangsa ini, semuanya adalah skenario Mu yg Maha Adil. Sehingga ada harap pada cahaya cintamu, sebuah kesadaran dan ratapan ampunan pada tiap piala hati ini, untuk kembali pada fitrah, melabuh dan menyauh pada dermaga Kasih Mu, yang abadi, tenang dan menyenangkan.

Wahai Allah..,
Dalam derai pilu yang memilukan ini..
Izinkan kami..,untuk mengetuk pintu RahmanMu…
Agar tak tertutup…
Izinkan kami pada sisa bongkah hari yg kian menyusut..
Untuk mengais dibawah Arasy-Mu agar Ar Rahiim Mu membelai lembut ..
Menyibakkan segala noda dosa…,men-cermelang-kan rona hati yg kian kelam..

Wahai Allah Sang Kekasih abadi…
Dalam rinai do'a yg tersembahkan…
Sadarkanlah akan bangsa ini untuk melihat sebuah kesilaf-an…
Sehingga kami mampu untuk mengusung tiang kebenaran
bahwa yg hak harus ter-tegak-an…dan bathil ter-lenyap-kan..

Bimbinglah kami wahai Cinta..
Agar ada kerinduan saat berjumpa dengan Mu..
Agar ada cinta mem-Bunga pada hamparan taman cinta Mu..
Sehingga tiada tirai lagi yg membatas…antara diri ini dan Diri Mu.


B S Pujangga
September 11 2004

 
 
(Dibaca: 9207 kali | Dikirim: 1 kali | Print: 192 kali | Nilai: 0.00/0 votes )
 

Baca juga :
 
  Network : dijual.net | tempatpromosi.com | cyberdakwah.net
Copyright © 2001 - 2018, Dudung Abdussomad Toha