Home   • Profil   • Hubungi   • Testimonial   • RSS
Hanya dengan berpikir positif tentang diri kita dan kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup kita, kita dapat menjadi periang dan sehat.
»
Photo Kebesaran Alloh SWT
»
Mesjid Penuh Mukjizat
»
Bila Aku Jatuh Cinta
»
Dikala Ragu Akan dirinya
»
Proposal Nikah
»
Doa Harian Ramadhan
 
 
Pencarian  
 
 
Artikel Islami
13 November 2001 - 10:40
MER-C DISAMBUT HANGAT OLEH PENGUASA TALIBAN DI PAKISTAN    
 

Tepat setelah persiapan 20 hari, Senin, 29 Oktober 2001 MER-C berangkat bersama rombongan Menko Kesra, Wakil MUI, dan sejumlah wartawan  menuju Islamabad, Pakistan. Dengan menumpang pesawat Hercules MER-C berangkat membawa sejumlah obat dan alat bedah.Dana masyarakat yang terkumpul sampai tanggal keberangkatan berjumlah sekitar Rp 600 juta belum termasuk sejumlah perhiasan yang diberikan masyarakat secara spontan saat penggalangan dana.

Setelah melalui perjalanan selama 20 jam, Tim Medis MER-C berhasil mendarat dengan selamat di Islamabad, Pakistan.  Sejumlah acara kenegaraan pun dilakukan pemerintah setempat untuk menyambut rombongan Menko Kesra dan wakil dari MUI yang membawa sumbangan atas nama masyarakat Indonesia untuk korban perang dan pengungsi asal Afghanistan.

 Keesokan harinya (30/10) MER-C mengadakan pertemuan dengan pihak KBRI, Ketua PMI, UNHCR, dan ICRC. Inti  pertemuan tersebut adalah mereka menginginkan MER-C masuk melalui UNHCR.  Namun karena ada informasi yang menyatakan bahwa UNHCR kurang dapat diterima di Afghanistan, maka MER-C memilih untuk tidak berada dalam payung UNHCR.

Malamnya MER-C bertemu dengan wakil dari PIMA (Pakistan Islamic Medical Association) untuk membicarakan rencana pembuatan kamar operasi keliling berbentuk kontainer yang dapat membantu gerak MER-C untuk operasi di lapangan dan dapat mobile kemana saja. Rencana ini ternyata telah pula dipikirkan oleh PIMA, maka tinggal pelaksanaanya saja yang belum karena masih menunggu bantuan dana sebesar US$ 10.000 untuk membeli kendaraanya.

Selama di Pakistan, MER-C berjumpa pula dengan beberapa LSM Indonesia termasuk dengan Dompet Dhuafa Republika yang telah pula sampai di Pakistan. Pertemuan ini berencana membentuk posko dan forum  bersama di Pakistan yang dapat berfungsi sebagai sumber informasi dan pusat koordinasi antar LSM yang akan ke Afghanistan. Forum ini diberi nama Indonesia Moslems Brothers. Dana yang masuk melalui forum ini akan dialokasikan sesuai dengan peruntukkannya misalnya untuk kesehatan akan dipercayakan melalui MER-C.

Kamis (1/11), MER-C sampai di Rawalpindi untuk bertemu dengan dubes Taliban di Pakistan untuk dibuatkan surat rekomendasi bagi MER-C agar dapat masuk ke Afghanistan. Sementara itu dukungan dari mahasiswa kedokteran setempat semakin besar dan siap membantu MER-C secara reguler. Alhamdulillah, Senin (5/11) MER-C dapat bertemu dengan Deputi Duta Besar Taliban di Pakistan Moh. Suhail Shahnen. Dalam pertemuan tersebut MER-C menyampaikan  maksud untuk membantu masyarakat Afghanistan dalam mengusahakan mobile operating theatre (kerja sama dengan PIMA), mobil ambulance, dan bekerja di camp pengungsi, selain meminta izin untuk pindah dari satu kota ke kota / desa ke desa lain sesuai dengan kebutuhan medis.

Deputi Dubes Taliban tersebut menyambut gembira melihat besarnya perhatian masyarakat dan pemerintah Indonesia terhadap rakyat Afghanistan. Walaupun dalam keadaan sulit diberbagai bidang terutama ekonomi tetapi masih memberikan bantuan dari rakyat Indonesia melalui LSM dan pemerintahnya. Mereka memuji rakyat Indonesia atas gerakan solidaritas untuk Afghanistan melalui demonstrasi-demonstrasinya. Mereka berharap hal ini juga dapat dilakukan oleh negara-negara Arab dan juga saudara muslim lainnya di seluruh dunia.

Terhadap LSM-LSM barat yang datang ke Afghanistan, pihak Taliban menyatakan bahwa mereka membawa "agenda tertentu". Menurut Taliban rakyat Afghanistan hampir seluruhnya menolak bantuan yang diberikan Amerika. Mereka lebih memilih kelaparan daripada harus menerima bantuan AS.

Dalam pertemuan tersebut juga dilakukan konferensi pers oleh Duta Besar Taliban di Pakistan. Dalam konferensi persnya dinyatakan bahwa beliau menyampaikan penghargaan salah satunya pada Indonesia atas peran rakyat Indonesia membantu Afghanistan. Beliau juga menyatakan bahwa tim medis Indonesia dapat memberikan bantuan medis di wilayah Afghanistan.       

Selangkah lagi MER-C tiba di kancah perang....
Jakarta, 6 Oktober 2001
Humas MER-C

 
 
(Dibaca: 11824 kali | Dikirim: 1 kali | Print: 201 kali | Nilai: 0.00/0 votes )
 

Baca juga :
 
  Network : dijual.net | tempatpromosi.com | cyberdakwah.net
Copyright © 2001 - 2017, Dudung Abdussomad Toha