Home   • Profil   • Hubungi   • Testimonial   • RSS
"Tujuh golongan yg akan dinaungi oleh Allah di bawah naungan-Nya di hari tdk ada naungan kecuali naungan-Nya. 1. Pemimpin yg adil, 2. Pemuda yg sentiasa beribadat kepada Allah semasa hidupnya, 3. Orang yg hatinya sentiasa berpaut pada masjid-masjid 4. Dua orang yg saling mengasihi karena Allah, keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, 5. Seorang lelaki yg diundang oleh seorang perempuan yang mempunyai kedudukan dan rupa paras yg cantik utk melakukan kejahatan tetapi dia berkata, 'Aku takut kepada Allah!', 6. Seorang yg memberi sedekah tetapi dia merahsiakannya seolah-olah tangan kanan tidak tahu apa yg diberikan oleh tangan kirinya dan 7. Seseorang yg mengingati Allah di waktu sunyi sehingga mengalirkan air mata dr kedua matanya" (HR. Bukhari & Muslim)
»
Photo Kebesaran Alloh SWT
»
Mesjid Penuh Mukjizat
»
Bila Aku Jatuh Cinta
»
Dikala Ragu Akan dirinya
»
Proposal Nikah
»
Doa Harian Ramadhan
KURS VALUTA ASING
Mata UangJual (Rp)Beli (Rp)
USD9,250.009,100.00
SGD6,632.106,501.10
HKD1,193.301,172.00
CHF8,734.258,569.25
GBP13,990.5013,709.50
AUD8,474.708,300.70
JPY102.5099.93
SEK1,314.501,281.90
DKK1,720.251,673.55
CAD9,104.608,910.60
EUR12,714.4012,480.40
SAR2,476.102,417.10
Update : 15-Mar-2010 / 16:02 WIB
Sumber : Bank Central Asia (BCA)
21 September 2009 - 07:13
"Taqqaballahu Minna Wa Minkum Syiamana Wa Syiamakum" Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. Mohon maaf lahir & bathin.

29 Desember 2008 - 22:06
Selamat Tahun Baru 1 Muharam 1430 Hijriah

08 Desember 2008 - 11:20
Dengan semangat Idul Adha, mari kita berbagi rejeki dan kebahagiaan dengan sesama. Dan tetap semangat untuk menghadapi hari esok yang lebih baik dengan terus berkarya. SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA

Pengunjung Hari ini 3523 , Total 16805 uniqe visitors, sejak 11-03-2010 .
Terdapat 35 pengunjung yang sedang online saat ini
 
dudung.net@Yahoo Messenger

dudung_at@yahoo.com
 
 
Pencarian  
 
Artikel Islami
25 Juli 2003 - 13:04
Ragam Bunga di Taman 
 

Pernah jalan-jalan ke taman bunga? Subhanallah...betapa indahnya ciptaan Allah SWT, berbagai jenis warna, ragam, bau wewangian ada disana. Ada yang merah, putih, kuning, ungu, beragam warnanya, ada pula yang besar namun banyak pula yang kecil, semuanya indah menghiasi dunia ini. Betapa Allah itu Maha Indah, dan menyukai keindahan dengan menciptakan taman bunga justru dari berbagai ragam hal-hal yang berbeda, semuanya berpadu menyemburatkan nuansa indah, menggoda mata untuk meliriknya.

Coba amati keindahan kuntum bunga yang sedang berkembang, mekar mewangi menghaturkan wajahnya ke langit, bulir-bulir embun di ujung daun yang jatuh ke tanah laksana lantunan tasbih dan tahmid, kelembutan sinar matahari diselingi tiupan semilir angin, indah... begitu indah, bagaikan senandung kesyukuran kepada Sang Pencipta.

Hmm... bukankah kehidupan kita pun laksana ragam bunga di taman? Penuh dengan segala fitrah perbedaan, dan itulah yang membuat hidup ini menjadi penuh warna dan makna. Mestinya, perbedaan justru menjadi sebuah pelajaran, tentang bagaimana kita menghadapi, dan memetik hikmah dari semua perbedaan itu.

Namun sayang, terkadang kita semua bukanlah laksana taman bunga yang dengan segala perbedaannya menimbulkan keindahan. Masing-masing kita seumpama sekuntum bunga yang ingin menyeruak sendirian, hanya supaya kuntumnya saja yang terlihat cantik, indah dan menawan. Andaikan semua kuntum bunga itu mekar bersama, tentu akan menimbulkan keindahan yang lebih menakjubkan.

Betapa di zaman sekarang ini umat Islam sedang dalam kehinaan, dan kita masih dengan kesibukan mempermasalahkan perbedaan khilafiyah hingga sampai melepaskan kita semua dari tali persaudaraan. Kadang kita lupa dengan saudara kita sendiri yang juga berjuang untuk kemuliaan Islam di muka bumi ini, buruk sangka dan saling menjatuhkan, sehingga yang terjadi adalah perpecahan ummat.

Bukankah ide dan gagasan dakwah yang beragam itu adalah kekuatan ummat? Semua ini akan menjadi gerakan yang terorganisir, rapih, solid dan militan yang akan merubah kondisi kehinaan hingga tak ada lagi fitnah atas agama ini. Sebuah taman yang indah, dari berbagai aneka bunga, hingga bukan kita saja yang menikmati keindahannya, namun sebuah taman bunga yang mengundang semua orang dari segala penjuru dunia untuk bersama menikmati keindahan itu.

Salah seorang mujahid Islam, Hasan al Banna pernah mengatakan bahwa perbedaan itu bukan sesuatu yang mustahil, namun yang diharapkan walaupun mempunyai kepentingan sendiri, jangan sampai menutupi kepentingan bersama untuk menegakkan qalam Ilahi di muka bumi. Antum ruhun jadidah tarsi fi ja-sadil ummah, kamu adalah ruh baru, dan jiwa baru yang mengalir di tubuh ummat, yang menghidupkan tubuh yang mati itu dengan Al Qur'an.

Ana, antum, kita semua adalah ruh baru, karena itu semoga tidak ada lagi di antara kita yang merasa jamaahnyalah yang terbesar, paling benar, paling banyak pengikut atau paling banyak berbuat untuk Islam. Jaddidil ahda (perbarui janjimu), wujudkan seluruh kemampuan untuk kemuliaan Islam hingga jihad fi sabilillah menemui kita, karena setiap dirimu adalah laksana sekuntum bunga dari sekian banyak ragam bunga di dunia ini.

Ya akhi wa ukhti fillah,

Antum adalah salah satu bunga yang menghiasi dunia Islam ini, mekar dan mekarlah dengan khas wewangian-mu, tumbuhlah dengan aqidah dan akhlak terbaik, hingga tiba saatnya kita bersama menghiasi dunia ini dengan keindahan ajaran Islam.

Kemenangan yang dijanjikan itu akan tiba, percayalah! Siapkan diri, rapatkan barisan, luruskan shaf, rajut ukhuwah islamiyah diantara kita, siapapun engkau, apapun namanya dirimu, jangan pedulikan, karena yang terpenting kita semua adalah bunga-bunga Islam yang siap menyebarkan wanginya ke segala penjuru mata angin. Galang persatuan dan kesatuan, bersama tegakkan Dien yang lurus ini.

Allahu Akbar !!!

Wallahu alam bi showab,

*IKATLAH ILMU DENGAN MENULISKANNYA*

Al-Hubb Fillah wa Lillah,

 
 
(Dibaca: 5985 kali | Dikirim: 15 kali | Print: 262 kali | Nilai: 0.00/0 votes )
 

Baca juga :
 

 

Copyright © 2001 - 2010, Dudung Abdussomad Toha