Home   • Profil   • Hubungi   • Testimonial   • RSS
Apa saja musibah yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. (asy-Syuura: 30) Apa saja bencana yang menimpamu maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. an-Nisaa: 79)
»
Photo Kebesaran Alloh SWT
»
Mesjid Penuh Mukjizat
»
Bila Aku Jatuh Cinta
»
Dikala Ragu Akan dirinya
»
Proposal Nikah
»
Doa Harian Ramadhan
 
 
Pencarian  
 
 
Artikel Islami
26 November 2001 - 10:19
"Saat Terakhir Bersama Melati ?"       
Ratnadewi Idrus
 

Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barangsiapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barangsiapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat. Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. (QS. Ali Imran 3:145)

*****

Apakah malam ini, saat terakhir aku bersama Melati-Mu, Ya Allah ?!.. Kulihat mereka tertidur lelap sehabis disirami hujan, akankah mereka bahagia menjalani hari-hari penantian ?.

Aku tahu dunia tak ramah pada mereka !, namun aku yakin mereka mampu bertahan karena Engkau senantiasa merawat mereka dengan kasih sayang.   Tak terlukiskan betapa senang hatiku melihat mereka mampu mengatasi setiap ujian yang Engkau berikan, mensyukuri segala nikmat yang telah Engkau anugerahkan, dan menikmati kehidupan yang telah Engkau gariskan. Sungguh !, aku senantiasa berduka jika teringat sabda Rasul-Mu, bahwa kaum wanitalah yang terbanyak menghuni neraka. Astaghfirulaah..

Dari Ibnu 'Abbas r.a. katanya Rasulullaah Saw bersabda : "Aku melihat ke sorga, maka terlihat olehku kebanyakan penghuninya ialah orang-orang miskin. Dan aku melihat pula ke neraka, maka kelihatan olehku kebanyakan penghuninya ialah kaum wanita". (HR. Muslim)

Karena itu, kumohon pada-Mu Ya Allah, semoga mereka mendapat kebaikan di dunia maupun di  akhirat, terhindar dari murka-Mu, selamat dari siksa neraka-Mu. Aamiin, Ya Rabbal 'aalamiin.

Dulu.., aku pernah melukai mereka !, dan itu merupakan bagian terpahit dalam hidupku !, manakala setelah kulihat mereka berusaha mengejar cinta-Mu, untuk menjadi tokoh wanita sorga, aku tinggalkan mereka begitu saja.. akhirnya, mereka hilang dariku. Ada yang kembali menjadi bunga-bunga yang lain, dan yang amat kusesali, aku tak tahu lagi kemana mereka kini.

Aku tak ingin kehilangan untuk kedua kali, Ya Allah.. sekuat tenaga akan kucoba merangkul mereka dengan kelembutan, menyirami mereka dengan kesejukan, merangkai mereka dengan kehangatan, semua itu tak akan pernah terwujud, jikalau tak mendapat izin dari-Mu.

Semoga Engkau meridhai niat ini, semoga semakin banyak tumbuh generasi-generasi Melati. Kami akan berjuang bersama mengharumkan kembari bumi-Mu, menegakkan kembali agama-Mu, meraih kembali Cinta-Mu !.

Tetapi Ya Allah.., apalah artinya diri ini, ada tiadanya aku tak akan punya arti sedikitpun !. Engkau tetap Maha Besar.. agama-Mu tetap Bersinar.. Makhluk-Mu tetap akan memuliakan-Mu !. Subhanallaah.. walhamdulillaah.. walaa ilaa ha ilallaah walaahu akbar..

Tubuh ini semakin rapuh, tenaga ini semakin berkurang, sebentar lagi jiwa ini akan Engkau genggam, akankah kemudian Engkau tahan ? ataukah mungkin Engkau lepaskan ??.   Jikalah sudah tiba masaku, aku akan ikhlas menerimanya.. Karena sungguh !, jiwa ini sudah tak kuasa menahan rindunya kepada-Mu.  

Air mata Nisa mengalir deras, seakan ia merasa ini adalah malam terakhir ia tinggal di dunia, Malam Ramadhan terakhir bersama Melati-Melatinya. Akankah Nisa pergi untuk kembali ? ataukah mati menuju kehidupan yang abadi ?

 
 
(Dibaca: 12188 kali | Dikirim: 2 kali | Print: 204 kali | Nilai: 9.00/1 votes )
 

Baca juga :
 
  Network : dijual.net | tempatpromosi.com | cyberdakwah.net
Copyright © 2001 - 2017, Dudung Abdussomad Toha