Home   • Profil   • Hubungi   • Testimonial   • RSS
Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada sosokmu dan hartamu, tetapi Dia akan melihat kepada hatimu dan amalanmu." (HR. Muslim)
»
Photo Kebesaran Alloh SWT
»
Mesjid Penuh Mukjizat
»
Bila Aku Jatuh Cinta
»
Dikala Ragu Akan dirinya
»
Proposal Nikah
»
Doa Harian Ramadhan
 
 
Pencarian  
 
 
Artikel Islami
29 Oktober 2001 - 19:00
"Setitik Cahaya"       
 

Assalaamu'alaikum warahmatullaah wabarakaatuh

Wahai sahabatku yang dicintai Allah dan disayangi Rasul_Nya. Telah kita saksikan bersama betapa kejinya tindakan yang dilontarkan Negara Amerika kepada saudara kita, Osama bin Laden. Mereka menuduh saudara kita itu sebagai teroris yang menghancurkan gedung kebesaran mereka (WTC dan Pentagon) tanpa bukti sedikitpun, dan mereka tak segan-segan menghabisi jiwa-jiwa rakyat Afghanistan yang tak berdosa, guna menuruti keinginannya, agar Osama bin Laden menyerahkan diri. (Semoga Allah Swt memberikan kekuatan dan pertolongan pada saudara-saudara kita).

Berbagai aksi dan sikap yang kita lakukan sebagai tanda kepedulian dan rasa cinta kita pada saudara-saudara kita (semoga Allah meridhai usaha-usaha semua).

Namun dibalik itu semua wahai sahabatku, ada setitik cahaya yang membuka mata hati kita untuk terjaga dari tidur kita yang lelap. (Semoga Allah memberikan petunjuk_Nya)

Allah ingin memberi kita pelajaran yang sangat berharga dari peristiwa ini!.

Tanyakanlah pada hati, "Mengapa kita menjadikan Bangsa Amerika itu sebagai teman baik untuk menolong kita dalam membangun bangsa ini?". Dengan dalih untuk kesejahteraan rakyat guna mewujudkan negara yang adil dan makmur, Pemimpin kita senantiasa mengharap uluran tangan bangsa asing dalam bentuk pinjaman luar negeri yang membumbung tinggi. Dan bahkan kita sendiri?

Yach, betapa bodohnya kita, bangsa yang dililit hutang, bangsa yang penuh ketergantungan, bangsa yang tak percaya pada kemampuan dirinya, dan yang teramat sangat menyedihkan adalah bangsa kita tak percaya akan perlindungan dan pertolongan Tuhan!!!. Astaghfirullaahul 'aziim.

Coba lihat segala bentuk penyimpangan yang telah dilakukan, dan kita termasuk di dalamnya, aduhai..sungguh amat sangat menyedihkan. Rakyat yang miskin semakin miskin..Rakyat yang kaya semakin kaya..

Sahabat, Negara kita telah dijajah ratusan tahun oleh bangsa asing, kemerdekaan yang kita peroleh ini hasil perjuangan yang panjang dengan memakan triliunan korban, hanya atas Kuasa dan Kasih sayang Allah saja kita bisa merdeka seperti sekarang. Masak kita tidak ingin memperjuangkannya? Dimana bentuk rasa syukur dan terimakasih kita kepada_Nya???

Susah payah diperjuangkan dengan tetesan darah eee setelah direbut malah beramai-ramai kita mengundang bangsa-bangsa asing itu masuk kembali untuk menjajah kita, kita terlena.terbujuk rayuan mereka..dan jujur saja. KITA TERPEDAYA!!!

Tanpa perlu dijelaskan kitapun telah mengerti bahwa sekarang ini kita telah mengalami KRISTAL (Krisis Total) hampir dalam segenap asfek kehidupan!!!. Siapa yang salah? Kita bukan? ..

Wahai sahabatku, bangsa kita adalah mayoritas muslim (Islam). Tetapi, apakah keislaman itu sudah kita saksikan di hadapan Allah Swt yang menciptakan kita? dan Rasul Saw yang menghendaki keselamatan kita?

Rasul Saw berpesan, "Aku tinggalkan bagi kamu 2 perkara, kamu tidak akan sesat selama kamu berpegang pada 2 perkara itu, yaitu Al_Qur'an dan Sunnah Nabi_nya". Sudahkah kita merealisasikannya?

Allah Swt berfirman: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudaratan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya. (QS. Ali Imran 3:118)

Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata: "Kami beriman"; dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari lantaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah (kepada mereka): "Matilah kamu karena kemarahanmu itu". Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati. (QS. Ali Imran 3:119)

Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikit pun tidak mendatangkan kemudaratan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan. (QS. Ali Imran 3:120)

Sudah terbukti, bukan?! Allah memberitahukan segala rahasia hati dan tindakan mereka untuk menghancurkan kita!!!.

Karena itu wahai sahabatku, hamba-hamba Allah yang baik. Marilah kita bangkit, mari bersatu, kita berjuang bersama untuk menolong agama Allah, berjuang bersama melakukan amal ma'ruf nahi munkar.

Bangsa Indonesia ini akan berubah jika kita berusaha keras untuk merubah nasip kita. Realisasikanlah Islam dalam setiap detik kehidupanmu, tunduk patuhlah kita pada segala apa yang Allah dan Rasul perintahkan, dan hindarilah segala apa yang Allah dan Rasul larang. Insya Allah tujuan kita tercapai.

Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (QS. Ar Ra'd 13:11).

Hentikanlah segala bentuk perselisihan diantara kita! Apakah kita ingin Islam ini terbelah dan pecah?! Tidak ingin, bukan???!!! .. Persatuan kita menjadikan kita bagai bangunan yang kokoh dan barisan teratur untuk melawan musuh, memberantas segala bentuk penyimpangan dan ketidakadilan dunia ini.

Kita adalah khalifah! Kita adalah umat terbaik yang diciptakan Allah! Dan agama kita adalah rahmat bagi seluruh alam! Buktikan kalimat-kalimat Allah itu, niscahya kita akan mendapati Negara ini laksana sorga dunia yang membawa ketentraman setiap insan yang tinggal di dalamnya.

Wahai sahabatku, sebagaimana sifat Allah yang Maha Pengasih, kita juga diajarkan_Nya untuk mengasihi setiap makhluk ciptaan_Nya, tapi ingat!..ada benang merah yang harus engkau jaga!.

Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (QS. Al Mumtahanah 60:8)

Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangi kamu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barang siapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang lalim. (QS. Al Mumtahanah 60:9)

Yach, begitu indahnya Islam, bukan? Semoga renungan ini bermanfaat bagi kita semua, dan semoga sejak detik ini kita berupaya menata diri dengan berniat..

"Setitik Cahaya itu harus kita kuak, agar cahaya Islam menyinari kita kembali!".

Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah, wafil aakhirati hasanah, waqinaa azaabannar Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.

Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah tapak-tapak kaki kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang yang kafir.

Billaahi taufiq walhidayah
Wassalaamu'alaikum warahmatullaah wabarakaatuh
Ratna Dewi (wiwi_praty, Qalbu)

 
 
(Dibaca: 16607 kali | Dikirim: 21 kali | Print: 226 kali | Nilai: 9.00/1 votes )
 

Baca juga :
 
  Network : dijual.net | tempatpromosi.com | cyberdakwah.net
Copyright © 2001 - 2017, Dudung Abdussomad Toha