| Assalaamu'alaikum warahmatullaah wabarakaatuh Wahai sahabatku yang
dicintai Allah dan disayangi Rasul_Nya. Telah kita saksikan bersama betapa
kejinya tindakan yang dilontarkan Negara Amerika kepada saudara
kita, Osama bin Laden. Mereka menuduh saudara kita itu sebagai teroris
yang menghancurkan gedung kebesaran mereka (WTC dan Pentagon) tanpa bukti
sedikitpun, dan mereka tak segan-segan menghabisi jiwa-jiwa
rakyat Afghanistan yang tak berdosa, guna menuruti keinginannya, agar
Osama bin Laden menyerahkan diri. (Semoga Allah Swt memberikan kekuatan dan
pertolongan pada saudara-saudara kita). Berbagai aksi dan sikap yang
kita lakukan sebagai tanda kepedulian dan rasa cinta kita
pada saudara-saudara kita (semoga Allah meridhai usaha-usaha semua).
Namun dibalik itu semua wahai sahabatku, ada setitik cahaya yang
membuka mata hati kita untuk terjaga dari tidur kita yang lelap. (Semoga
Allah memberikan petunjuk_Nya) Allah ingin memberi kita pelajaran yang
sangat berharga dari peristiwa ini!. Tanyakanlah pada hati, "Mengapa
kita menjadikan Bangsa Amerika itu sebagai teman baik untuk menolong
kita dalam membangun bangsa ini?". Dengan dalih untuk kesejahteraan rakyat
guna mewujudkan negara yang adil dan makmur, Pemimpin kita senantiasa
mengharap uluran tangan bangsa asing dalam bentuk pinjaman luar
negeri yang membumbung tinggi. Dan bahkan kita sendiri? Yach, betapa
bodohnya kita, bangsa yang dililit hutang, bangsa yang penuh ketergantungan,
bangsa yang tak percaya pada kemampuan dirinya, dan yang teramat sangat
menyedihkan adalah bangsa kita tak percaya akan perlindungan dan pertolongan
Tuhan!!!. Astaghfirullaahul 'aziim. Coba lihat segala bentuk
penyimpangan yang telah dilakukan, dan kita termasuk di
dalamnya, aduhai..sungguh amat sangat menyedihkan. Rakyat yang miskin
semakin miskin..Rakyat yang kaya semakin kaya.. Sahabat, Negara kita
telah dijajah ratusan tahun oleh bangsa asing, kemerdekaan yang kita peroleh
ini hasil perjuangan yang panjang dengan memakan triliunan korban, hanya
atas Kuasa dan Kasih sayang Allah saja kita bisa merdeka seperti sekarang.
Masak kita tidak ingin memperjuangkannya? Dimana bentuk rasa syukur dan
terimakasih kita kepada_Nya??? Susah payah diperjuangkan dengan
tetesan darah eee setelah direbut malah beramai-ramai kita
mengundang bangsa-bangsa asing itu masuk kembali untuk menjajah kita, kita
terlena.terbujuk rayuan mereka..dan jujur saja. KITA
TERPEDAYA!!! Tanpa perlu dijelaskan kitapun telah mengerti
bahwa sekarang ini kita telah mengalami KRISTAL (Krisis Total) hampir
dalam segenap asfek kehidupan!!!. Siapa yang salah? Kita bukan?
.. Wahai sahabatku, bangsa kita adalah mayoritas muslim (Islam).
Tetapi, apakah keislaman itu sudah kita saksikan di hadapan Allah Swt yang
menciptakan kita? dan Rasul Saw yang menghendaki keselamatan
kita? Rasul Saw berpesan, "Aku tinggalkan bagi kamu 2 perkara, kamu
tidak akan sesat selama kamu berpegang pada 2 perkara itu, yaitu Al_Qur'an
dan Sunnah Nabi_nya". Sudahkah kita merealisasikannya? Allah Swt berfirman: Hai orang-orang
yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang
di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan)
kemudaratan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata
kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih
besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu
memahaminya.
(QS. Ali
Imran 3:118) Beginilah kamu, kamu menyukai mereka,
padahal mereka tidak menyukai kamu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab
semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata: "Kami beriman"; dan
apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari lantaran marah bercampur
benci terhadap kamu. Katakanlah (kepada mereka): "Matilah kamu karena
kemarahanmu itu". Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati.
(QS. Ali
Imran 3:119) Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya
mereka bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira
karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikit pun
tidak mendatangkan kemudaratan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala
apa yang mereka kerjakan.
(QS. Ali Imran 3:120) Sudah
terbukti, bukan?! Allah memberitahukan segala rahasia hati dan tindakan
mereka untuk menghancurkan kita!!!. Karena itu wahai sahabatku,
hamba-hamba Allah yang baik. Marilah kita bangkit, mari bersatu, kita
berjuang bersama untuk menolong agama Allah, berjuang bersama melakukan
amal ma'ruf nahi munkar. Bangsa Indonesia ini akan berubah jika kita
berusaha keras untuk merubah nasip kita. Realisasikanlah Islam dalam
setiap detik kehidupanmu, tunduk patuhlah kita pada segala apa yang Allah dan
Rasul perintahkan, dan hindarilah segala apa yang Allah dan Rasul
larang. Insya Allah tujuan kita tercapai. Sesungguhnya Allah tidak merubah
keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka
sendiri.
(QS. Ar Ra'd 13:11). Hentikanlah segala bentuk
perselisihan diantara kita! Apakah kita ingin Islam ini terbelah dan pecah?!
Tidak ingin, bukan???!!! .. Persatuan kita menjadikan kita bagai bangunan
yang kokoh dan barisan teratur untuk melawan musuh, memberantas segala
bentuk penyimpangan dan ketidakadilan dunia ini. Kita adalah
khalifah! Kita adalah umat terbaik yang diciptakan Allah! Dan agama kita
adalah rahmat bagi seluruh alam! Buktikan kalimat-kalimat Allah itu, niscahya
kita akan mendapati Negara ini laksana sorga dunia yang
membawa ketentraman setiap insan yang tinggal di dalamnya. Wahai
sahabatku, sebagaimana sifat Allah yang Maha Pengasih, kita juga
diajarkan_Nya untuk mengasihi setiap makhluk ciptaan_Nya, tapi ingat!..ada
benang merah yang harus engkau jaga!. Allah tiada melarang kamu untuk
berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena
agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai
orang-orang yang berlaku adil.
(QS. Al
Mumtahanah 60:8) Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu
menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangi kamu karena agama dan
mengusir kamu dari negerimu dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan
barang siapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang
yang lalim.
(QS. Al Mumtahanah 60:9) Yach, begitu
indahnya Islam, bukan? Semoga renungan ini bermanfaat bagi kita semua,
dan semoga sejak detik ini kita berupaya menata diri dengan
berniat.. "Setitik Cahaya itu harus kita kuak, agar cahaya
Islam menyinari kita kembali!". Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah,
wafil aakhirati hasanah, waqinaa azaabannar Ya Tuhan kami, berilah kami
kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari
siksa neraka. Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri
kami, dan kokohkanlah tapak-tapak kaki kami, dan tolonglah kami terhadap
orang-orang yang kafir. Billaahi taufiq walhidayah
Wassalaamu'alaikum warahmatullaah wabarakaatuh
Ratna Dewi (wiwi_praty,
Qalbu) |