| Gedubrak! Waduh, kayaknya ada yang tersungging neh. Utamanya mereka yang menyandang
titel 'jomblo' alias belum dapat gandengan. Maklum, anak muda sekarang kayaknya
gerah banget kalo udah SMU belum pacaran. Apalagi yang udah kuliah masih ngejomblo.
Walah, rasanya jadi makhluk paling hina sedunia deh. Lebih bencana lagi kalo
digelari STMJ, alias semester tujuh masih jomblo. Watauw.. perih nian
hati ini (backsound: kasihan deh gue…) ?
Sobat muda muslim, persoalan nyari pasangan kayaknya udah jadi menu wajib remaja.
Kalo dulu, waktu kakek atau ortu kita remaja, untuk menyatakan cinta pertama
kali kepada gadis pujaannya kayaknya diem-diem tuh. Soalnya, kalo ditolak kan
nggak ada yang tahu. Malu atuh euy kalo ketahuan sama orang. But, remaja sekarang
lebih agre tuh. Cuek aja lagi menyatakan cintanya kepada lawan jenis. Yang cowok
sregep, yang cewek juga berani malu. Udah gitu, nekat ambil risiko kalo cintanya
ditolak. Pokoke, pede abis bo….!
Nggak percaya? Silakan tongkrongin acara Katakan Cinta di RCTI. Di
episode pertama saja ada adegan yang sebetulnya nekatz bin konyol. Sebut saja
Seto, pelajar SMU, tampak deg-degan ketika akan berangkat sekolah. Hari itu
dia berencana akan menyatakan cinta pada Dilla dengan kado spesial. Sudah lama
remaja ini menaruh hati pada rekan sekelasnya. Ketika bel tanda istirahat berbunyi,
Seto langsung menghampiri Dilla, dan mengungkapkan isi hatinya. Dilla sangat
terkejut dan kelabakan. Dengan berat hati, Dilla menolak cinta Seto. Semua adegan
itu direkam tanpa sepengetahuan Dilla.
Pengalaman sama juga terjadi pada Adhit, seorang mahasiswa. Cara Adhit menyatakan
cinta pada Anggi lebih nekad dibanding Seto. Dia menyatakan cinta di acara Jazz
Goes To Campus 2002, lewat pengeras suara, hingga diketahui orang banyak.
Wacks?
Bener, itu bukan sulap bukan sihir. But, itu sebuah program yang tayang di
RCTI dengan format light entertainment berdurasi 30 menit yang mengupas kehidupan
remaja. Segmennya ada dua; Menyatakan Cinta dan High Quality Jomblo.
Nyang biasa mantengin acara ini kayaknya udah nggak asing lagi. Jangan-jangan
bakalan ikut audisi juga neh? ? Uppss.. gaswat!
"Saat ini memang sudah banyak acara remaja. Tapi yang dikupas hanya sebatas
aktivitasnya saja. Sedangkan yang mengekspresikan perasaan mereka, belum ada,"
ujar Fanny Rahmasari, Produser Katakan Cinta. Lewat acara ini, Fanny
berharap remaja semakin memahami akan pentingnya cinta. "Lewat segmen High
Quality Jomblo, kami berusaha menghilangkan kesan jomblo itu negatif. Siapa
tahu lewat acara ini malah mendapat gandengan," tambah Fanny (bintang-indonesia.com)
Sobat muda muslim, program game show semacam Katakan Cinta boleh jadi
yang lagi tren saat ini. Tapi sebelumnya udah pernah ada. Sebut aja misalnya
yang pernah ngetop di stasiun MTV. Kamu juga kayaknya pernah denger deh. Yup,
acara itu adalah Singled Out. Nah, program ini menjadi salah satu dating
game yang populer. Acara yang disiarkan pertama kali pada 27 Desember 1995 ini
cepet banget membetot perhatian pemirsa di beberapa negara di mana MTV ditayangkan.
Format pertama pernah kita saksikan di ANteve, lho. Tapi itu bukan produksi
Amerika, melainkan Inggris. Di situ digambarkan 50 orang cewek or cowok berkompetisi
untuk mendapatkan seorang cowok atau cewek setelah melewati beberapa kualifikasi.
Salah satu kelebihan Singled Out, adalah penampilan pembawa acaranya. Bener
lho.
Maklum saja, di Amerika acara ini terdongkrak naik karena dibawakan salah seorang
host cantik nan seksi yang pernah tampil bugil di majalah Playboy,
Jenny McCarthy (idih, maksiat kok nekat Mbak!). Sampe-sampe majalah
TV Guide dan Entertaiment Weekly berkomentar, bahwa sejatinya Singled Out
lebih baik diberi nama The Jenny McCarthy Show. Karena apa? Tentu
saja dominannya si Jenny ini. Belakangan, di layar kaca kita juga muncul acara
yang mirip dengan Singled Out. Pelopornya Amor Klik.Com yang
disiarkan TPI. Terus disusul sama Katakan Cinta di RCTI dan Date
Xpress di TransTV.
Ajang buat yang nekatz
Memangnya malu ya jadi jomblo? Hi..hi..hi.. kasihan deh kamu. Harusnya kamu
malu kalo berbuat maksiat, dong. Kamu kudu malu juga, kalo kamu belum bisa ngaji.
Kamu juga wajib malu, kalo masih hidup jahiliyah. Iya dong. Jadi, kalo cuma
dapet sebutan jomblo mah easy going aja atuh. Kalem euy!
Sobat muda muslim, ngapain juga sih kamu gerah dan risi banget kalo belum dapat
pasangan? Memangnya kalo udah dapat pasangan (baca: pacar) itu artinya kamu
udah hidup sejahtera dan mulia? Memangnya kalo dapat gacoan udah selamat dunia
dan akhirat? Walah, kesannya gimanaaa gitu…
Iya, coba aja perhatiin teman-teman remaja yang kayaknya merasa wajib punya
gebetan. Kamu termasuk nggak ya? Sori, jangan dimasukkin ke hard disk. Anggap
aja ini beneran, alias bukan guyon. Gubrag!
Kita prihatin banget lho. Sebab, banyak juga anak cowok yang sejak lama ngincer
pujaan hatinya, tapi nggak berani. Ada yang nekat pdkt, tapi nggak siap kalo
ditolak. Waduh, parahnya lagi, malah ada yang sampe punya gelar PMDK, alias
pendekatan mulu dapet kagak. Twing! Zwing! Gelodaks!
Maka, acara semacam Katakan Cinta ibarat jembatan emas untuk coba-coba
bikin kejutan buat incerannya. Acara ini, selain menarik perhatian remaja yang
masih ngejomblo untuk ikutan di acara itu, juga jadi hiburan remaja lainnya
(mungkin bisa mencontek adegan itu). Gimana nggak menarik, tiap episode, KC
menampilkan dua cerita nyata tentang remaja yang akan menyatakan cintanya pada
sang lawan jenis atau istilah popnya "nembak". Pemirsa dengan mata
sendiri ngelihat tayangan persisnya peristiwa atau detik-detik saat si remaja
"nembak" lawan jenisnya.
Ibarat film yang kaya dengan unsur kejutannya. Kamu bakalan menjadi saksi dari
ekspresi, emosi, gerak-gerik, bahasa tubuh baik dari si remaja yang 'nekatz'
itu, maupun si target akan direkam terus oleh kamera. Di sini, ada unsur kejutan
yang keluar ketika si target "ditembak" si remaja dan baru sadar bahwa
dirinya tengah "ditembak" dan diliput oleh kamera. Tanggapan si target
pun beragam, ada yang menerima ungkapan cinta dari lawan jenisnya hingga akhirnya
"jadian" sampai ada pula yang menolak.
Nah, sangat boleh jadi dengan adanya acara semacam ini, para jomblo masih menaruh
harapan. Setidaknya masih memiliki semangat untuk hidup (idih, urusan hidup
dan mati ya?). Selain menghibur, siapa tahu dapat hadiah duit dan jadian sama
sang pujaan hati. Coba, itu namanya sekali dayung dua-tiga hari capeknya masih
kerasa, eh, dua-tiga pulau terlampaui! ?
Bener, lho. Sebagai contoh adalah acara Date Xpress di TransTV. Dimulai
dari hiburan oleh bintang tamu sekaligus pengenalan para kontestan. Terus disusul
perkenalan pribadi oleh para kontestan bersangkutan. Berikutnya, kontestan cewek
mendapat kesempatan menanyakan pada cowok sebanyak-banyaknya dalam tempo 30
detik. Penampilan bintang tamu mengisi bagian berikutnya. Selanjutnya, kesempatan
cowok menanyakan peserta cewek sebanyak-banyaknya juga dalam tempo 30 detik.
Puncaknya, hiburan sekaligus pemilihan pasangan paling serasi oleh kontestan
sendiri. Kontestan cewek kembali mendapat keistimewaan untuk memilih cowok incarannya.
Sedang kontestan cowok tak memperoleh kesempatan. Jadi bisa saja, seorang kontestan
cowok dipilih lebih dari 1 orang kontestan cewek. Kalau ada pemenang kembar,
akan ada babak tambahan untuk menentukan pemenang. Sebagai hadiah pasangan serasi
memperoleh Rp 4 juta untuk 2 orang. Wah, ada yang tergiur? Jangan ah!
Mengumbar rasa cinta
Cinta, adalah tema paling unik dan menarik. Itu sebabnya, nggak usah heran kalo
dalam dunia seni dan budaya, cinta menjadi tema universal, baik untuk lagu maupun
film. "Gita Cinta dari SMA", "Cinta Pertama", "Ada
Apa dengan Cinta?" sampai "Cinta SMU" adalah sederet
contoh judul film dan sinetron nasional kita yang berkisah tentang cinta. Kalo
kamu punya rasa cinta, itu artinya kamu memang normal. Cuma masalahnya, apakah
kalo udah jatuh cinta, langsung diekspresikan dengan pacaran? Nggak lha yauw!
Ada yang bilang pula, bahwa genta bukanlah genta sebelum dibunyikan. Lagu juga
bukanlah lagu sebelum dinyanyikan. Nah, termasuk cinta, katanya cinta bukanlah
cinta sebelum diekspresikan. He..he.. kalo diekspresikan dengan cara yang baik,
tentu nggak dilarang dong. Tapi kalo diekspresikan seperti di acara Katakan
Cinta atau Date Xpress, aduh, tahan dulu deh. Jangan gegabah bikin
keputusan. Sebab, bisa berabe akhirnya. Bukannya kita sok tahu en sok suci ngajarin
kamu. But, memang acara itu ngajarin nggak bener.
Simak aja pernyataan sang produser acara Katakan Cinta, Mbak Fanny,
"Lewat acara ini, kita bisa tahu ada cewek yang berani menyatakan cinta
pada cowok. Kami ambil positifnya. Yaitu mengajari remaja agar lebih berani
mengekspresikan perasaan. Bukankah lebih baik diungkapkan ketimbang dipendam,"
tandasnya (bintang-indonesia.com)
Sobat muda muslim, masalahnya nggak berhenti di situ. Sebab, dengan digelarnya
acara tersebut justru ngasih jalan mulus buat remaja yang mau nyari pasangan.
Seterusnya, pacaran deh. Sebab, hubungan dengan lawan jenis yang terekam kuat
di otak teman remaja adalah, ya, pacaran itu. Padahal kita udah ngeh, bahwa
yang namanya pacaran tuh banyak sisi gelapnya. Nggak percaya? Jangan dicoba!
Dengan menggunakan prinsip 3 T alias ta'aruf (pengenalan), taqarrub (saling
mendekat), dan tak tubruk, pacaran adalah pintu tol menuju pergaulan bebas.
Apalagi ditambah dengan mengamalkan prinsip manajemen; 'sedikit bicara banyak
bekerja'. Walah, kayaknya makin serem aja tuh. Hih.. ati-ati deh. Soalnya udah
banyak kejadian perzinaan berawal dari sini. Naudzubillahi min dzalik!
Jangan bingung urusan jodoh!
Kamu kudu yakin, bahwa kalo udah jodoh nggak bakalan lari kemana-mana. Pokoke,
nggak akan lari gunung dikejar. Nggak usah pusing kalo masih berpredikat jomblo.
Suatu saat nanti kamu bakalan bermetamorfosis (emang kupu-kupu?). Iya, tadinya
masih betah ber-single-ria, eh, sekarang udah punya buntut. Kemarin masih anak-anak,
eh, sekarang udah punya anak. Jadi tenang aja sobat. Jangan bete kalo masih
ngejomblo. Jangan maksain pacaran. Apalagi untuk mendapatkan pacar sampe bela-belain
ikutan menyatakan cinta lewat televisi di acara tersebut. Idih, itu namanya
mamalukman, eh, memalukan! (pacaran kan dosa, lagi!)
Yakin aja ama keputusan Allah. Sambil terus berusaha tentunya. Kalo memang
udah ngebet pengen nikah, tapi masih mentok dengan calon pendamping, jangan
putus asa. Lagian, buat kamu yang masih sekolah, nggak perlu en nggak layak
kalo udah mikirin gendengan or gebetan. Prioritasnya belajar dulu dong. Tul
nggak?
Oya, kamu kudu yakin bahwa Allah akan memasangkan yang baik-baik
dengan yang baik-baik pula. Maka, cara nyarinya juga kudu dengan jalan yang
baik.
Simak juga firman Allah Swt.: “Wanita-wanita yang keji
adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita
yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik
dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).”
[TQS an-Nűr [24]: 26] ? |