"Malaikat Jibril datang kepada Nabi Saw, lalu berkata, "Hai Muhammad, hiduplah sesukamu namun engkau pasti mati. Berbuatlah sesukamu namun engkau pasti akan diganjar, dan cintailah siapa yang engkau sukai namun pasti engkau akan berpisah dengannya. Ketahuilah, kemuliaan seorang mukmin tergantung shalat malamnya dan kehormatannya tergantung dari ketidakbutuhannya kepada orang lain." (HR. Ath-Thabrani)
wabarazuu lillaahi jamii'an faqaala aldhdhu'afaau lilladziina istakbaruu innaa kunnaa lakum taba'an fahal antum mughnuuna 'annaa min 'adzaabi allaahi min syay-in qaaluu law hadaanaaallaahu lahadaynaakum sawaaun 'alaynaa ajazi'naa am shabarnaa maa lanaa min mahiishin
[14:21]
Dan mereka semuanya (di padang Mahsyar) akan berkumpul menghadap ke hadirat Allah, lalu berkatalah orang-orang yang lemah kepada orang-orang yang sombong: "Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan daripada kami azab Allah (walaupun) sedikit saja? Mereka menjawab: "Seandainya Allah memberi petunjuk kepada kami, niscaya kami dapat memberi petunjuk kepadamu. Sama saja bagi kita, apakah kita mengeluh ataukah bersabar. Sekali-kali kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri".
waqaala alsysyaythaanu lammaa qudhiya al-amru inna allaaha wa'adakum wa'da alhaqqi wawa'adtukum fa-akhlaftukum wamaa kaana liya 'alaykum min sulthaanin illaa an da'awtukum faistajabtum lii falaa taluumuunii waluumuu anfusakum maa anaa bimushrikhikum wamaa antum bimushrikhiyya innii kafartu bimaa asyraktumuuni min qablu inna alzhzhaalimiina lahum 'adzaabun aliimun
[14:22]
Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.
[14:23]
Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dengan seizin Tuhan mereka. Ucapan penghormatan mereka dalam syurga itu ialah "salaam"785.
[14:24]
Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik786 seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit,
[14:25]
pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.
wamatsalu kalimatin khabiitsatin kasyajaratin khabiitsatin ijtutstsat min fawqi al-ardhi maa lahaa min qaraarin
[14:26]
Dan perumpamaan kalimat yang buruk787 seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun.
[14:27]
Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu788 dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki.
[14:30]
Orang-orang kafir itu telah menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah supaya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah: "Bersenang-senanglah kamu, karena sesungguhnya tempat kembalimu ialah neraka".