|
fakharaja 'alaa qawmihi mina almihraabi fa-awhaa ilayhim an sabbihuu bukratan wa'asyiyyaan
|
[19:11]
Maka ia keluar dari mihrab menuju kaumnya, lalu ia memberi isyarat kepada mereka; hendaklah kamu bertasbih di waktu pagi dan petang. |
| |
|
yaa yahyaa khudzi alkitaaba biquwwatin waaataynaahu alhukma shabiyyaan
|
[19:12]
Hai Yahya, ambillah 899 Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Dan kami berikan kepadanya hikmah 900 selagi ia masih kanak-kanak, |
| |
|
wahanaanan min ladunnaa wazakaatan wakaana taqiyyaan
|
[19:13]
dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan kesucian (dan dosa). Dan ia adalah seorang yang bertakwa, |
| |
|
wabarran biwaalidayhi walam yakun jabbaaran 'ashiyyaan
|
[19:14]
dan seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka. |
| |
|
wasalaamun 'alayhi yawma wulida wayawma yamuutu wayawma yub'atsu hayyaan
|
[19:15]
Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali. |
| |
|
waudzkur fii alkitaabi maryama idzi intabadzat min ahlihaa makaanan syarqiyyaan
|
[19:16]
Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Qur'an, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur, |
| |
|
faittakhadzat min duunihim hijaaban fa-arsalnaa ilayhaa ruuhanaa fatamatstsala lahaa basyaran sawiyyaan
|
[19:17]
maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami 901 kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. |
| |
|
qaalat innii a'uudzu bialrrahmaani minka in kunta taqiyyaan
|
[19:18]
Maryam berkata: "Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa". |
| |
|
qaala innamaa anaa rasuulu rabbiki li-ahaba laki ghulaaman zakiyyaan
|
[19:19]
Ia (jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci". |
| |
|
qaalat annaa yakuunu lii ghulaamun walam yamsasnii basyarun walam aku baghiyyaan
|
[19:20]
Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!" |
| |