Rencana jahat apabila terdapat pada diri seseorang maka akan kembali akibatnya kepadanya."Rencana jahat itu tidak akan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri." (Faathir: 43)
[43:4]
Dan sesungguhnya Al Qur'an itu dalam induk Al Kitab (Lauh Mahfuzh) di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya) dan amat banyak mengandung hikmah.
afanadhribu 'ankumu aldzdzikra shafhan an kuntum qawman musrifiina
[43:5]
Maka apakah Kami akan berhenti menurunkan Al Qur'an kepadamu, karena kamu adalah kaum yang melampaui batas?
wakam arsalnaa min nabiyyin fii al-awwaliina
[43:6]
Berapa banyaknya nabi-nabi yang telah Kami utus kepada umat-umat yang terdahulu.
wamaa ya/tiihim min nabiyyin illaa kaanuu bihi yastahzi-uuna
[43:7]
Dan tiada seorang nabipun datang kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.
fa-ahlaknaa asyadda minhum bathsyan wamadaa matsalu al-awwaliina
[43:8]
Maka telah Kami binasakan orang-orang yang lebih besar kekuatannya dari mereka itu (musyrikin Mekah) dan telah terdahulu (tersebut dalam Al Qur'an) perumpamaan umat-umat masa dahulu.
wala-in sa-altahum man khalaqa alssamaawaati waal-ardha layaquulunna khalaqahunna al'aziizu al'aliimu
[43:9]
Dan sungguh jika kamu tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?", niscaya mereka akan menjawab: "Semuanya diciptakan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui".