"Bahwa orang bisa baik pada orang lain dalam keadaan tidak mempunyai masalah ini adalah wajar/biasa, tetapi orang yang benar-benar bisa dikatakan baik adalah apabila orang tsb mempunyai masalah terhadap orang lain, sikapnya Bijaksana"
[7:111]
Pemuka-pemuka itu menjawab: "Beri tangguhlah dia dan saudaranya serta kirimlah ke kota-kota beberapa orang yang akan mengumpulkan (ahli-ahli sihir),
ya/tuuka bikulli saahirin 'aliimin
[7:112]
supaya mereka membawa kepadamu semua ahli sihir yang pandai".
[7:116]
Musa menjawab: "Lemparkanlah (lebih dahulu)!" Maka tatkala mereka melemparkan, mereka menyulap mata orang dan menjadikan orang banyak itu takut, serta mereka mendatangkan sihir yang besar (mena'jubkan).
wa-awhaynaa ilaa muusaa an alqi 'ashaaka fa-idzaa hiya talqafu maa ya/fikuuna
[7:117]
Dan Kami wahyukan kepada Musa: "Lemparkanlah tongkatmu!". Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan.
fawaqa'a alhaqqu wabathala maa kaanuu ya'maluuna
[7:118]
Karena itu nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan.
faghulibuu hunaalika wainqalabuu shaaghiriina
[7:119]
Maka mereka kalah di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina.
waulqiya alssaharatu saajidiina
[7:120]
Dan ahli-ahli sihir itu serta merta meniarapkan diri dengan bersujud554.