Home   • Profil   • Hubungi   • Testimonial   • RSS
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya, Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (al-Baqarah: 286)
»
Photo Kebesaran Alloh SWT
»
Mesjid Penuh Mukjizat
»
Bila Aku Jatuh Cinta
»
Dikala Ragu Akan dirinya
»
Proposal Nikah
»
Doa Harian Ramadhan

Yahoo Messenger
dudung_at@yahoo.com
 
 
 
Pencarian  


7. AL A'RAAF (Tempat tertinggi)

[ Daftar Surat ]

Bahasa   Surat  Ayat  

wa-idz qiila lahumu uskunuu haadzihi alqaryata wakuluu minhaa haytsu syi/tum waquuluu hiththhatun waudkhuluu albaaba sujjadan naghfir lakum khathii-aatikum sanaziidu almuhsiniina

[7:161] Dan (ingatlah), ketika dikatakan kepada mereka (Bani Israil): "Diamlah di negeri ini saja (Baitul Maqdis) dan makanlah dari (hasil bumi)nya di mana saja kamu kehendaki". Dan katakanlah: "Bebaskanlah kami dari dosa kami dan masukilah pintu gerbangnya sambil membungkuk, niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahanmu". Kelak akan Kami tambah (pahala) kepada orang-orang yang berbuat baik.
 
 
fabaddala alladziina zhalamuu minhum qawlan ghayra alladzii qiila lahum fa-arsalnaa 'alayhim rijzan mina alssamaa-i bimaa kaanuu yazhlimuuna

[7:162] Maka orang-orang yang zalim di antara mereka itu mengganti (perkataan itu) dengan perkataan yang tidak dikatakan kepada mereka577, maka Kami timpakan kepada mereka azab dari langit disebabkan kezaliman mereka.
 
 
wais-alhum 'ani alqaryati allatii kaanat hadirata albahri idz ya'duuna fii alssabti idz ta/tiihim hiitaanuhum yawma sabtihim syurra'an wayawma laa yasbituuna laa ta/tiihim kadzaalika nabluuhum bimaa kaanuu yafsuquuna

[7:163] Dan tanyakanlah kepada Bani Israil tentang negeri578 yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu579, di waktu datang kepada mereka ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka terapung-apung di permukaan air, dan di hari-hari yang bukan Sabtu, ikan-ikan itu tidak datang kepada mereka. Demikianlah Kami mencoba mereka disebabkan mereka berlaku fasik.
 
 
wa-idz qaalat ummatun minhum lima ta'izhuuna qawman allaahu muhlikuhum aw mu'adzdzibuhum 'adzaaban syadiidan qaaluu ma'dziratan ilaa rabbikum wala'allahum yattaquuna

[7:164] Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata: "Mengapa kamu menasehati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab mereka dengan azab yang amat keras?" Mereka menjawab: "Agar kami mempunyai alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Tuhanmu580, dan supaya mereka bertakwa.
 
 
falammaa nasuu maa dzukkiruu bihi anjaynaa alladziina yanhawna 'ani alssuu-i wa-akhadznaa alladziina zhalamuu bi'adzaabin ba-iisin bimaa kaanuu yafsuquuna

[7:165] Maka tatkala mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka, Kami selamatkan orang-orang yang melarang dari perbuatan jahat dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zalim siksaan yang keras, disebabkan mereka selalu berbuat fasik.
 
 
falammaa 'ataw 'an maa nuhuu 'anhu qulnaa lahum kuunuu qiradatan khaasi-iina

[7:166] Maka tatkala mereka bersikap sombong terhadap apa yang dilarang mereka mengerjakannya, Kami katakan kepadanya: "Jadilah kamu kera yang hina581.
 
 
wa-idz ta-adzdzana rabbuka layab'atsanna 'alayhim ilaa yawmi alqiyaamati man yasuumuhum suu-a al'adzaabi inna rabbaka lasarii'u al'iqaabi wa-innahu laghafuurun rahiimun

[7:167] Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu memberitahukan, bahwa sesungguhnya Dia akan mengirim kepada mereka (orang-orang Yahudi) sampai hari kiamat orang-orang yang akan menimpakan kepada mereka azab yang seburuk-buruknya. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksa-Nya, dan sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
 
 
waqaththha'naahum fii al-ardhi umaman minhumu alshshaalihuuna waminhum duuna dzaalika wabalawnaahum bialhasanaati waalssayyi-aati la'allahum yarji'uuna

[7:168] Dan Kami bagi-bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan; di antaranya ada orang-orang yang saleh dan di antaranya ada yang tidak demikian. Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran).
 
 
fakhalafa min ba'dihim khalfun waritsuu alkitaaba ya/khudzuuna 'aradha haadzaa al-adnaa wayaquuluuna sayughfaru lanaa wa-in ya/tihim 'aradhun mitsluhu ya/khudzuuhu alam yu/khadz 'alayhim miitsaaqu alkitaabi an laa yaquuluu 'alaa allaahi illaa alhaqqa wadarasuu maa fiihi waalddaaru al-aakhiratu khayrun lilladziina yattaquuna afalaa ta'qiluuna

[7:169] Maka datanglah sesudah mereka generasi (yang jahat) yang mewarisi Taurat, yang mengambil harta benda dunia yang rendah ini, dan berkata: "Kami akan diberi ampun". Dan kelak jika datang kepada mereka harta benda dunia sebanyak itu (pula), niscaya mereka akan mengambilnya (juga). Bukankah perjanjian Taurat sudah diambil dari mereka, yaitu bahwa mereka tidak akan mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar, padahal mereka telah mempelajari apa yang tersebut di dalamnya?. Dan kampung akhirat itu lebih bagi mereka yang bertakwa. Maka apakah kamu sekalian tidak mengerti?
 
 
waalladziina yumassikuuna bialkitaabi wa-aqaamuu alshshalaata innaa laa nudhii'u ajra almushlihiina

[7:170] Dan orang-orang yang berpegang teguh dengan Al Kitab (Taurat) serta mendirikan shalat, (akan diberi pahala) karena sesungguhnya Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengadakan perbaikan.
 
 
   
Halaman :  
17
Total: 206 ayat

 

  Network : dijual.net | tempatpromosi.com | cyberdakwah.net
Copyright © 2001 - 2012, Dudung Abdussomad Toha