<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <atom:link href="http://www.dudung.net/feed.php" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <title>DUDUNG.NET</title>
    <link>http://www.dudung.net</link>
    <description>Artikel terbaru DUDUNG.NET.</description>
    <language>id-ID</language>
    <managingEditor>herny@dudung.net (Herni Herliyani)</managingEditor>
    <webMaster>info@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</webMaster>
    <category domain="dudung.net">Indonesia</category>
    <category domain="dudung.net">Artikel</category>
    <generator>PHP RSS Feed Generator</generator>
    <image>
      <url>http://www.dudung.net/images/dudungnet_logo.gif</url>
      <title>DUDUNG.NET</title>
      <link>http://www.dudung.net</link>
      <width>88</width>
      <height>31</height>
      <description>Website pribadi Dudung Abdussomad Toha</description>
    </image>
    <item>
      <title>Menjemput Hidayah</title>
      <description>Horee bertemu lagi dengan kamu semua. Alhamdulillah kita tetap bersama meski hanya dijembatani buletin kesayangan kamu ini. Kalo pekan kemarin gaulislam bahas tentang tobat, maka sekarang semacam lanjutannya: menjemput hidayah. Ya, mudah-mudahan bisa melengkapi pemahaman kamu sebelumnya dan kamu semua jadi tambah wawasan tentang Islam. Sip deh!</description>
      <link>http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/menjemput-hidayah.html</link>
      <pubDate>Thu, 21 Jan 2010 09:52:53 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/menjemput-hidayah.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Buletin Gaul Islam</category>
    </item>
    <item>
      <title>Tobat Sebelum Ajal Mendekat</title>
      <description>Kematian nggak pernah diketahui datangnya. Setiap orang pasti mati. Tapi semua orang tak pernah tahu kapan kematian menjemputnya. Itu sebabnya, kita kudu siap-siap sebelum datang hari di mana kita harus sudah pergi meninggalkan segala nikmat dunia. Kalo kita perhatiin, ada yang sebelum mati sempat ninggalin pesan tertentu kepada keluarganya. Tapi banyak juga yang pergi ninggalin dunia tanpa pesan. Banyak orang juga yang insya Allah saat ajal mendekat ia masih bisa beramal shalih. Khusnul khatimah alias baik di akhir hidupnya. Namun nggak sedikit yang saat ajal mendekatinya dan benar-benar menjemputnya ia sedang berbuat maksiat. Su’ul khatimah alias buruk di akhir hayatnya Naudzubillahi min dzalik.</description>
      <link>http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/tobat-sebelum-ajal-mendekat.html</link>
      <pubDate>Thu, 21 Jan 2010 09:51:57 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/tobat-sebelum-ajal-mendekat.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Buletin Gaul Islam</category>
    </item>
    <item>
      <title>Manfaatkan Momen Awal Tahun!</title>
      <description>Sebuah message singkat di HP dan email gue seminggu yang lalu mengingatkan kalo minggu ini sudah waktunya gue nulis lagi buat gaulislam. Pertama baca seneng sekaligus sedih. Seneng karena bisa ketemu lagi dengan para pembaca setia gaulislam. Namun sedih karena waktunya pas banget dengan libur panjang. Karena dikejar deadline, jadi nggak bisa all out nih selama liburan. Eh emang liburan ini gue mau ngapain ya? Hmmm… setelah mikir 3 Jam 10 menit 3 detik, kok masih blank! Walah kok blank? Gue lupa bikin rencana liburan! Ohh noooo.</description>
      <link>http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/manfaatkan-momen-awal-tahun.html</link>
      <pubDate>Thu, 21 Jan 2010 09:51:08 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/manfaatkan-momen-awal-tahun.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Buletin Gaul Islam</category>
    </item>
    <item>
      <title>Infotainment, Selebriti, dan Pemirsa</title>
      <description>Kita sering menyaksikan berita seputar infotainment, misalnya: Luna Maya balik lagi ke Ariel, Nycta Gina lagi jengkel, Pasha Ungu aniaya istri, sampe si fulanah kejepit pintu, dan si fulan ketabrak becak dan lain-lain dan sebagainya. Wuah, kejepit pintu ama ketabrak becak aja bisa jadi berita? Nah, itu dia. Berhubung selebriti ini termasuk orbek, maka kejadian or peristiwa yang menurut kita nggak layak jadi berita, malah bisa diekspos dan jadi duit buat pengusaha media. Sama halnya kalo misalnya Presiden Amrik Barack Obama kepalanya ketiban papan penggilasan, itu bakal jadi berita besar. Apalagi diliput CNN, bisa geger seluruh dunia. Berita kecil apapun tentang mereka acapkali menjadi heboh. Dalam bahasa jurnalistik dikenal pameo: name makes news. </description>
      <link>http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/infotainment-selebriti-dan-pemirsa.html</link>
      <pubDate>Thu, 21 Jan 2010 09:50:17 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/infotainment-selebriti-dan-pemirsa.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Buletin Gaul Islam</category>
    </item>
    <item>
      <title>Menjadi Bunda Keren</title>
      <description>Kebayang nggak sih kalo diri kita bakal jadi ibu? Jadi bundanya anak-anak? Wew.. married aja belum, masa’ udah mikir gimana jadi ibu sih? Kayaknya masih jaooooh banget. Uppss.. soal ‘masih blum married en masih jauh’ cukup simpen dalam ati dulu ye. Coz, ibarat kata peribahasa, kudu dicatet nih tentang ‘sedia payung dan jas hujan sebelum hujan tiba’. Gimana pun juga, sebagai muslimah insya Allah kamu bakal menyandang status S3 (baca: estree alias istri, hehe—maksain nggak ya?), dan kemungkinan besar bakal menjadi seorang ibu. Nah, kalo sedari sekarang kamu nggak juga nyadar masalah menjadi istri en ibu, kayaknya bakal ada satu kata terlontar yaitu: ‘penyesalan’. Gimana nggak nyesel? </description>
      <link>http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/menjadi-bunda-keren.html</link>
      <pubDate>Thu, 21 Jan 2010 09:48:29 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/menjadi-bunda-keren.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Buletin Gaul Islam</category>
    </item>
    <item>
      <title>Mengukur Ikhlas Kita</title>
      <description>Dari Amirul Mukminin, Umar bin Khathab ra, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya segala amal perbuatan bergantung kepada niatnya dan tiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya, maka ia akan mendapatkan pahala hijrah karena Allah dan Rasulullah. Barang siapa yang hijrahnya karena faktor duniawi yang akan ia dapatkan atau karena wanita yang akan ia nikahi, maka ia dalam hijrahnya itu ia hanya akan mendapatkan apa yang ia niatkan.” (HR Bukhari-Muslim)</description>
      <link>http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/mengukur-ikhlas-kita.html</link>
      <pubDate>Tue, 15 Dec 2009 10:31:30 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/mengukur-ikhlas-kita.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Buletin Gaul Islam</category>
    </item>
    <item>
      <title>Cewek Kok Nyablak?</title>
      <description>Nyablak? Apaan tuh? Itu loh, gaya bicara yang kasar dan cenderung nggak sopan. Nggak kenal tempat dan waktu. Cenderung nyakitin hati orang yang mendengar. Hal sepele aja kadang dikomentarin dengan pedas. Gimana ceritanya ya kalo praktisinya malah remaja, cewek pula! Apa kata dunia? Kan katanya masa depan dunia ada di tangan kita. Tul kan?</description>
      <link>http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/cewek-kok-nyablak.html</link>
      <pubDate>Tue, 15 Dec 2009 10:24:08 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/cewek-kok-nyablak.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Buletin Gaul Islam</category>
    </item>
    <item>
      <title>Remaja Juga Bisa Berkorban</title>
      <description>Di senin pagi ini, tanggal 30 Nopember 2009 atau bertepatan dengan 13 Dzulhijjah 1430 H, kita masih merasakan suasana Idul Adha, kurban, dan tentunya hari Tasyrik. Apa itu hari Tasyrik? Singkatnya gini deh, hari Tasyrik itu adalah tanggal 11-13 Dzulhijjah. Pada hari-hari tersebut kaum muslimin mengagungkan Allah Swt., senantisa mengingat asmaNya seraya menghayatiNya sehingga mampu mempertajam rasa takwa kepadaNya. Soalnya pada jaman pra Islam, orang-orang yang telah selesai menjalankan ibadah haji, berkumpul di pasar ‘Ukaz dan di pasar-pasar lain. Di sana mereka saling menyombongkan kebesaran dan kehebatan orang tua dan nenek moyang mereka. Nah, tradisi or adat istiadat itu nggak dibenarkan dalam ajaran Islam. </description>
      <link>http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/remaja-juga-bisa-berkorban.html</link>
      <pubDate>Tue, 15 Dec 2009 10:23:05 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/remaja-juga-bisa-berkorban.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Buletin Gaul Islam</category>
    </item>
    <item>
      <title>2012</title>
      <description>Angka 2012, akhir-akhir ini sering banget kita denger. Entah itu dari TV, radio atau pun dari berbagai media massa lainnya. Nggak tahu kenapa angka 2012 tiba-tiba jadi sangat terkenal. Berbagai artikel yang menjelaskan mengenai fenomena 2012 sudah banyak dibuat, ditambah pula dengan film mengenai 2012 dan MUI pun ikutan meramaikan dengan mengeluarkan himbauan mengenai 2012. Terus sebenarnya apaan sih 2012? Kok heboh banget ya? Emang apa bedanya 2012 dengan angka-angka lain? Yuk kita simak terus artikel ini. </description>
      <link>http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/2012.html</link>
      <pubDate>Tue, 15 Dec 2009 10:21:07 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/2012.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Buletin Gaul Islam</category>
    </item>
    <item>
      <title>Umur yang mencair seperti es</title>
      <description>Cepat sekali waktu berlalu. Mengalir tak pernah berhenti. Jam demi jam, menit demi menit, detik demi detik, bergerak. Waktu tak dapat ditunda, tak dapat ditahan dan tak mungkin ada yang mampu mengulang. Itu artinya, usia kita pun berkurang. Kita... semakin dekat ke liang lahat. Saudaraku, entah, apakah pertambahan dan perguliran waktu itu, berarti mendekatkan diri kita pada kenikmatan surga. Atau mendekatkan kita pada kesengseraan neraka. Nauzubillah.... </description>
      <link>http://www.dudung.net/artikel-islami/umur-yang-mencair-seperti-es.html</link>
      <pubDate>Tue, 17 Nov 2009 01:58:10 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/artikel-islami/umur-yang-mencair-seperti-es.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Artikel Islami</category>
    </item>
  </channel></rss>