<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <atom:link href="http://www.dudung.net/feed.php" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <title>DUDUNG.NET</title>
    <link>http://www.dudung.net</link>
    <description>Artikel terbaru DUDUNG.NET.</description>
    <language>id-ID</language>
    <managingEditor>herny@dudung.net (Herni Herliyani)</managingEditor>
    <webMaster>info@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</webMaster>
    <category domain="dudung.net">Indonesia</category>
    <category domain="dudung.net">Artikel</category>
    <generator>PHP RSS Feed Generator</generator>
    <image>
      <url>http://www.dudung.net/images/dudungnet_logo.gif</url>
      <title>DUDUNG.NET</title>
      <link>http://www.dudung.net</link>
      <width>88</width>
      <height>31</height>
      <description>Website pribadi Dudung Abdussomad Toha</description>
    </image>
    <item>
      <title>Get Real, Bro!</title>
      <description>Hari gini masih maen FB dan twitteran? Masih suka galau? Atau malah pengen nyiptain “sesuatu” dalam hidup kamu? Sebenernya masih banyak seabrek pertanyan lain yang bakal kagak ada habisnya ditulis di sini. Banyak organisasi/orang yang dianggap (atau lebih tepatnya “merasa”) sukses dengan menerapkan social (baca sok-sial) network, sebagai salah satu channel komunikasi mereka, walapun ternyata tidak demikian adanya. Karena memang sangat susah untuk bisa menilai keberhasilan suatu kondisi sosial (dalam hal ini komunikasi), mengingat dinamika yang ada di dalamnya yang sangat fluktuatif. Terus kenapa social network jadi “#sesuatu” yang ngetren abis?</description>
      <link>http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/get-real-bro.html</link>
      <pubDate>Tue, 08 Nov 2011 18:23:30 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/get-real-bro.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Buletin Gaul Islam</category>
    </item>
    <item>
      <title>Untukmu Yang Selalu Kunanti...</title>
      <description>Lega rasanya, bisa sedikit menyampaikan ini. Meski jika boleh sedikit jujur, kutulis petikan firman Allah itu hanya sekedar menghibur hatiku yang teramat lelah. Menghibur hatiku yang terkadang perih melihat kebahagiaan temanku atau bahkan yang usianya di bawahku telah mendapat izin Allah untuk melangsungkan pernikahan. Hatiku yang terkadang iri melihat temanku melahirkan anaknya dan terasa lengkap sudah dirinya diciptakan sebagai seorang perempuan. Yang telah berkesempatan untuk menjadi seorang ibu.</description>
      <link>http://www.dudung.net/artikel-islami/untukmu-yang-selalu-kunanti.html</link>
      <pubDate>Fri, 04 Nov 2011 14:52:03 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/artikel-islami/untukmu-yang-selalu-kunanti.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Artikel Islami</category>
    </item>
    <item>
      <title>Bercermin dari Junior Master Chef</title>
      <description>Apaan sih Junior Master Chef? Bisa jadi nggak banyak yang ngeh sama nama program talent show yang satu ini. Tapi, kalo kamu ingat dengan program Master Chef Indonesia, pastinya bisa mulai nebak-nebak Junior Master Chef (JMC) program yang serupa.</description>
      <link>http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/bercermin-dari-junior-master-chef.html</link>
      <pubDate>Fri, 04 Nov 2011 14:41:29 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/bercermin-dari-junior-master-chef.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Buletin Gaul Islam</category>
    </item>
    <item>
      <title>Tanda Cinta Sejati</title>
      <description>Apa buktinya kalo kamu cinta kepada ortumu? Kamu pasti dengan mudah akan menjawabnya: “aku akan tunjukkin dengan taat kepada mereka, menghormati mereka, dan melakukan apa yang diperintahkan mereka.” Yup, itu tanda cinta. Seseorang yang mencintai seseorang lainnya akan mudah untuk berusaha menunjukkan bukti kecintaannya dengan perilaku yang menyenangkan bagi yang dicintainya. Itu sebabnya, tanda cinta itu penting jika kita memang menghargai apa yang kita cintai. Tapi tanda cinta tak lagi begitu penting ketika cinta tak lagi menjadi bagian yang kita hargai. Semua tergantung cara pandang kita. </description>
      <link>http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/tanda-cinta-sejati.html</link>
      <pubDate>Thu, 27 Oct 2011 11:17:50 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/tanda-cinta-sejati.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Buletin Gaul Islam</category>
    </item>
    <item>
      <title>Bunuh Diri Bukan Solusi</title>
      <description>Bagi kamu yang ngefans sama drama Korea atau semua yang berbau Korea, tentunya mengenal Cha Dong Hae. Yup, doi adalah mantan anggota SG Wannabe (grup paling populer di Korea). Kenapa dia? Bunuh diri! Hmm.. kian menambah panjang daftar selebritis Korea yang meninggal bunuh diri. Hae memang dikabarkan menderita depresi berat setelah dua tahun lalu ditinggal mati manajernya — yang juga bunuh diri di sebuah hotel.</description>
      <link>http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/bunuh-diri-bukan-solusi.html</link>
      <pubDate>Thu, 27 Oct 2011 11:04:09 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/bunuh-diri-bukan-solusi.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Buletin Gaul Islam</category>
    </item>
    <item>
      <title>Jangan Jadi Bencong</title>
      <description>Kalo ngomongin soal banci alias bencong, hmm… pasti yang ada dalam benak kita mereka itu laki-laki, tapi mereka nggak mau kalau dipanggil bang, mas, om dan sejenisnya. Mereka itu maunya dipanggil Seus. Tapi kalau kita panggil Seus, mereka itu punya jakun, jenggot, kumis dan bulu ketiak seperti pria (karena mereka memang pria tulen). Para bencong biasanya berpenampilan layaknya wanita. Ada yang pake rok mini, hotpant, celana jeans yang ketat, tanktop, wig atau rambut palsu, ada juga yang benar-benar rambut asli yang dipanjangkan lalu direbonding dan bahkan ada yang mengoperasi alat kelaminnya dan menyuntik dadanya dengan silikon supaya semakin mirip wanita dan yang lainnya. Wedew!</description>
      <link>http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/jangan-jadi-bencong.html</link>
      <pubDate>Mon, 17 Oct 2011 14:32:26 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/jangan-jadi-bencong.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Buletin Gaul Islam</category>
    </item>
    <item>
      <title>Pacarmu Bukan Suamimu</title>
      <description>Bro en Sis, kondisi pergaulan cowok-cewek di kalangan remaja emang udah banyak yang kebablasan. Ya, meskipun ada yang bilang masa’ cuma pegangan tangan aja kok dipermasalahkan, tapi bagi saya itu sudah pelanggaran berat. Itu sudah mendekati zina, Bro en Sis. Bener! Nah, mendekati zina saja nggak boleh apalagi melakukan zina. Benar banget firman Allah Swt. dalam al-Quran (yang artinya): “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk” (QS al-Israa [17]: 32)</description>
      <link>http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/pacarmu-bukan-suamimu.html</link>
      <pubDate>Mon, 10 Oct 2011 17:24:56 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/pacarmu-bukan-suamimu.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Buletin Gaul Islam</category>
    </item>
    <item>
      <title>[curhat] SEORANG IBU</title>
      <description>Jika sebagian dari kami dengan rela keluar rumah, menyisingkan lengan baju, menghadapi topan badai dengan dada penuh rasa cinta pada anak dan keluarga kami, dan 
Jika sebagian dari kami mencurahkan seluruh waktu sampai tak punya waktu untuk memikirkan 
diri kami sendiri demi memastikan segalanya berjalan baik di dalam rumah kami. </description>
      <link>http://www.dudung.net/artikel-bebas/curhat-seorang-ibu.html</link>
      <pubDate>Thu, 06 Oct 2011 17:37:39 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/artikel-bebas/curhat-seorang-ibu.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Buletin Gaul Islam</category>
    </item>
    <item>
      <title>Diakan anda ?</title>
      <description>Dia mengaku Allah Tuhan yang Esa
tapi bacaan syahadat dia lupa
mushaf alqur'an menjadi pajangan dalam rak sempit 
sedangkan koran dan majalah menjadi bacaan wajib </description>
      <link>http://www.dudung.net/artikel-islami/diakan-anda-.html</link>
      <pubDate>Thu, 06 Oct 2011 17:29:02 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/artikel-islami/diakan-anda-.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Artikel Islami</category>
    </item>
    <item>
      <title>Remaja dan Terorisme</title>
      <description>Jangan keburu ngeper dan kaget sampai keluar kentut disertai koloid (baca: mencret) segala pas kamu baca judul ini. Biasa aja lagi. Kalem bin nyantai. Tema terorisme sama enaknya untuk dibahas dengan tema musik, game dan seks. Hah, seks? Kalo game dan musik sih emang doyan. Kok seks juga sih? Iya, soalnya banyak juga teman remaja yang ketahuan berlama-lama di depan komputer warnet, sampe lupa menghapus browsing history-nya. Hayoo ngaku! Hehehe..</description>
      <link>http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/remaja-dan-terorisme.html</link>
      <pubDate>Wed, 05 Oct 2011 00:55:57 +0700</pubDate>
      <author>mail@dudung.net (Dudung Abdussomad Toha)</author>
      <guid isPermaLink="true">http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/remaja-dan-terorisme.html</guid>
      <category domain="dudung.net">Buletin Gaul Islam</category>
    </item>
  </channel></rss>
