| Walaupun sudah banyak tergantikan oleh Bahasa
Indonesia, Bahasa Jawa saat ini masih banyak digunakan oleh kalangan etnis Jawa
yang merupakan etnis terbesar di Indonesia. Mungkin karena itulah “Google” memasukkan Bahasa Jawa sebagai salah satu
bahasa pengantar di situs situs search engine itu.
Versi Bahasa Jawa mesin pencari Google itu bisa dijumpai di alamat www.google.com/intl/jw. Atau bisa juga dengan masuk ke
bagian "Language Tools" pada halaman depan situs Google.
Dengan masuknya Bahasa Jawa, Google saat ini telah menyediakan layanan dalam
72 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Selain situs Google.com, raksasa search
engine ini juga memiliki 26 situs lokal dengan domain negaranya
masing-masing.
Bahasa yang dipilih oleh Google memang tidak selalu mewakili sebuah negara.
Google bahkan memiliki interface berbahasa Hacker dan Klingon –
sebuah ras humanoid dalam film fiksi ilmiah “Star Trek”.
Ada juga bahasa fiktif “Pig Latin” yang membalik huruf pertama ke belakang
sebuah kata dengan membubuhkan akhiran –ay. Jadi Kata “Results” akan
berubah menjadi “Esultsray” dan “Web” akan menjadi “Ebway”.
Terlepas dari pemilihan berapa bahasa yang terkesan tidak serius itu,
pemilihan Bahasa Jawa ini terbilang cukup menarik. Google berbahasa Jawa bisa
menjadi alternatif bagi pengguna Bahasa Jawa yang selain di Indonesia juga
tersebar di seluruh Asia Tenggara. Etnis Jawa juga tercatat sebagai salah satu
etnis yang dominan di Republik Suriname yang terletak di Amerika Selatan.
Seperti versi-versi lainnya, Google versi Bahasa Jawa ini juga menyediakan
lebih dari 2 miliar cacahe kaca web (jumlah halaman web - Red).
Jadi kalau ingin mencari informasi di internet, klik saja tombol “Google
Nggolekki” untuk kategori Web, Gambar-Gambar, Kelompok atau Bagian.
Top
tenan!
____________________ sumber : detikcom |