Home   • Profil   • Hubungi   • Testimonial   • RSS
"Pergunakan lima peluang sebelum datang yang lima: Masa muda sebelum tiba masa tua, masa sehat sebelum tiba masa sakit, masa lapang sebelum tiba masa sibuk, masa kaya sebelum tiba masa miskin, dan masa hidup sebelum tiba masa mati" (Al-hadits)
»
Photo Kebesaran Alloh SWT
»
Mesjid Penuh Mukjizat
»
Bila Aku Jatuh Cinta
»
Dikala Ragu Akan dirinya
»
Proposal Nikah
»
Doa Harian Ramadhan
 
 
Pencarian  
 
 
Teknologi Informasi
17 Juli 2001 - 11:00
Internet Telephony    
oleh : Mulyadi
 

PENGANTAR

Internet merupakan jaringan dari berbagai jaringan komputer di seluruh dunia. Setiap komputer dapat mengirim pesan ke komputer lainnya melalui internet. Sekarang ini, pesan yang paling banyak dilewatkan adalah email dan data-data dari suatu host yang diambil dengan fasilitas WWW, ftp, gopher, dan sebagainya.

Perkembangan teknologi DSP menghasilkan perangkat keras yang mampu mengolah sinyal analog, seperti sinyal audio, sebagai sinyal input sistem DSP yang diolah dalam bentuk sinyal dijital dan menghasilkan sinyal keluaran yang analog kembali. Peralatan seperti sound blaster merupakan salah satu hasil perkembangan teknologi ini yang telah mampu mengolah sinyal secara real time. Sehingga, sinyal yang dapat dikirim melalui internet juga meliputi sinyal audio dan video.

KONSEP DASAR

Internet telephony atau IP telephony merupakan konsep penggunaan jaringan internet untuk melewatkan sinyal telepon dengan delay yang dapat diterima (masih dalam batas toleransi pendengaran manusia). Bentuk aplikasi internet telephony dapat berupa :

  1. Komputer ke pesawat telepon
  2. Pesawat telepon ke komputer
  3. Komputer ke faksimili
  4. Faksimili ke komputer
  5. Antar komputer
  6. Antar pesawat telepon
  7. Antar faksimili

Alasan utama berkembangnya internet telephony adalah biaya yang diperlukan untuk melakukan percakapan lebih murah dari pada percakapan menggunakan saluran telepon biasa, terutama untuk percakapan jarak jauh. Selain itu, dengan teknologi ini dapat dilakukan videoconferencing, pemakaian dokumen bersama, serta pemakaian aplikasi dan white-board bersama.

CARA KERJA

  • Pada satu sisi, gateway terhubung dengan saluran telepon dan dapat berkomunikasi dengan setiap pesawat telepon di seluruh dunia.
  • Di sisi lain, gateway terhubung dengan internet dan dapat berkomunikasi dengan setiap komputer yang terhubung internet di seluruh dunia.
  • Gateway bertugas mengambil sinyal telepon untuk ditransformasikan ke dalam sinyal dijital (jika sinyal telepon tersebut masih analog), kemudian mengkompres sinyal tersebut, dan selanjutnya mengirim sinyal tersebut dalam bentuk paket-paket melalui jaringan internet menggunakan internet protocol (IP) ke tempat tujuan.
  • Gateway melakukan proses sebaliknya dari point ketiga. Kedua proses terakhir dilakkan secara bersamaan, sehingga dapat dilakukan percakapan yang full-duplex.

Untuk melakukan hubungan komputer ke pesawat telepon atau pesawat telepon diperlukan sebuah gateway. Namun, untuk melakukan hubungan antar pesawat telepon diperlukan dua buah gateway.

KUALITAS INTERNET TELEPHONY

Ada dua faktor yang menentukan kualitas dari internet telephony:

  1. Kualitas sinyal suara. Sinyal suara telah dapat dilewatkan melalui jaringan dengan kualitas yang baik menggunakan teknik-teknik pengkodean dan rekonstruksi sinyal untuk me-recover sinyal asli.

  2. Delay suara. Manusia memiliki batas toleransi sebesar 0,25 detik untuk dapat menyimak percakapan dengan baik. Teknologi internet telephony yang ada telah dapat memenuhi dan melampui kecepatan batas ini.

PERKEMBANGAN BISNIS INTERNET TELEPHONY DI ASIA

Pada bulan Juli 1997, P.T. Lucent Technologies Jepang diharapkan memasuki pasar IP telephony Jepang dengan rangkaian produk Internet Telephony Server SP, Internet Call Center, dan Intuity Universal Messaging Solution. Selain itu, baru-baru ini Lucent juga telah menandatangani kontrak dengan PT Telkom senilai 90 juta dolar AS untuk memperbaiki jaringan telekomunikasi di Indonesia yang di dalamnya sudah termasuk pemasangan Lucent Internet Telephony Server SP agar pelayanan IP telephony di Indonesia dapat dilakukan.

Selama tahun 1996, VocalTec (dari Israel) menandatangani kerja sama dengan DACOM International and Telecom New Zealand (TNZ) dari Selandia Baru untuk mendistribusikan perangkat lunak buatan VocalTec. TNZ meluncurkan pelayanan perdana IP telephony pada bulan Februari 1997. Tidak ketinggalan, Ozemail dari Australia juga telah meluncurkan layanan komersial perdana internet telephony.

Innomedia, sebuah perusahaan teknologi tinggi dari Singapura, merencanakan untuk memasarkan produknya InfoGate di negara tersebut dan negara-negara lainnya pada kuartal kedua tahun 1997. Produk ini merupakan sebuah server private automatic branch exchange (PABX) yang mampu menghubungkan pesawat telepon dengan internet.

Taiwan Telecommunication Network (TTN) telah memilih produk VocalTEc untuk membangun kemampuan TTN di bidang IP telephony. TTN merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar kedua di Taiwan.

MINAT PERUSAHAAN PENYELENGGARA TELEKOMUNIKASI

PT Indosat telah mengumumkan rencananya untuk melakukan investasi sebesar Rp. 120 milyar untuk dapat melayani IP telephony yang diharapkan dapat dimulai pada awal bulan April 1998. Dana sebesar itu diinvestasikan pada Global Link Deutchland yang merupakan bagian dari USA Global Link.

USA Global Link sendiri merencanakan untuk meluncurkan layanan IP telephony jarak jauh internasional di Australia pada pertengahan 1997, yang akan memotong biaya percakapan telepon internasional sebesar 90 persen.

Selain itu, USA Global Link juga ingin menginvestasikan dana sebesar 500 juta dolar AS selama tahun 1997 untuk pengembangan gateway yang akan dipakai untuk melayani IP telephony di Amerika Serikat, Eropa, Afrika Selatan, dan Amerika Selatan. USA Global Link juga berencana memiliki layanan di Hongkong, Indonesia, dan Korea.

BEBERAPA KENDALA DAN TANTANGAN

  1. IP telephony merupakan teknologi baru, sehingga terasa sukar bagi para vendor untuk mendapat keuntungan pada tahap awal deployment ini.
  2. Kurangnya standar mengakibatkan pada konsumen enggan untuk membeli peralatan komunikasi yang tidak dapat berkomunikasi dengan alat sejenis produk perusahaan lain. Sehingga, para vendor harus bekerja sama dan membangun sebuah standar jika diinginkan IP telephony dapat dipakai secara luas.
  3. Bandwidth yang diperlukan aplikasi IP telephony memerlukan sarana dan prasarana jaringan internet yang lebih baik.
 
 
(Dibaca: 20111 kali | Dikirim: 3 kali | Print: 259 kali | Nilai: 0.00/0 votes )
 

Baca juga :
 
  Network : dijual.net | tempatpromosi.com | cyberdakwah.net
Copyright © 2001 - 2017, Dudung Abdussomad Toha