| Sejumlah ilmuwan akan menciptakan komputer super dengan sirkuit
sebesar nano, yang lebih kecil dari ukuran rambut manusia!
Pada ulasan sebelumnya (Telset edisi 09, September 2001) kita telah
mengetahui mengenai latar belakang, manfaat dan permasalahan seputar GPRS untuk
komunikasi data bagi masyarakat mobile. Namun, apakah aplikasi mobile
Internet hanya sebatas mengakses situs web melalui telepon selular? Jelas
tidak. Anggapan tersebut hanya serupa dengan gambaran Internet pada masa awal
dekade 1990-an. Bila kita bandingkan dengan pemanfaatan teknologi
Internet dewasa ini, tentu sangat jauh berbeda. Dulu kita tidak mengenal adanya
Intranet, Virtual Private Network, e-Procurement, atau B2B
e-commerce, misalnya. Demikian pula halnya dengan mobile Internet.
Infrastruktur yang memadai dengan GPRS, dilengkapi dengan layanan dari Mobile
Service Provider dan dukungan peranti akses yang kompatibel, memberikan
peluang besar dalam pemanfaatan mobile Internet untuk keperluan bisnis.
Informasi Dimana Saja
Dengan situasi
persaingan bisnis di masa sekarang, para pelaku bisnis dituntut untuk dapat
memperoleh informasi yang tepat pada saat yang dibutuhkan. Hal ini dapat
dikatakan berlaku untuk segala lapisan, mulai dari teknisi gedung sampai dengan
penjual properti, dari dokter sampai manajer investasi. Jenis dan
banyaknya informasi yang mereka butuhkan tentu sangat berbeda, bukan hanya
karena profesinya saja tapi juga faktor-faktor lain yang melekat pada invividu
tersebut seperti jabatan, lokasi fisik, atau faktor demografis. Tak jarang,
informasi yang dibutuhkan bukanlah informasi yang tersedia untuk publik,
melainkan informasi spesifik yang hanya boleh diketahui oleh kelompok tertentu,
misalnya sebuah tim penjualan, atau sekelompok pedagang elektronika, atau
nasabah dari sebuah perusahaan pialang. Kebutuhan tersebut lebih terasa lagi di
daerah metropolitan seperti Jakarta atau Surabaya, dimana semakin banyak
bidang-bidang pekerjaan yang membutuhkan mobilitas tinggi. Kita ambil
contoh seorang tenaga penjual yang bekerja di perusahaan properti. Karena
banyaknya jalur penjualan yang disediakan perusahaan untuk konsumen, secara
konvensional akan mendatangkan kesulitan bagi para tenaga penjual untuk
melakukan penjualan, karena harus melakukan konfirmasi berulang-ulang terhadap
kapling yang tersedia, atau terhadap suku bunga KPR yang sedang berlaku, dan
sebagainya. Menganalisa kebutuhan diatas, pada dasarnya dapat dikatakan
bahwa tipe alur informasi yang dibutuhkan adalah akses terhadap informasi
spesifik oleh sekelompok orang yang teridentifikasi (non-publik). Dibutuhkan
pula adanya suatu penyaringan dan personalisasi informasi sehingga dapat
disampaikan kepada orang yang tepat dan pada waktu yang tepat secara efektif dan
efisien.
Mobile Enterprise Information
Portal
Berdasarkan analisa diatas, lahirlah solusi Mobile
Enterprise Information Portal (m-EIP). Solusi ini merupakan sebuah sistem
yang menjembatani pengguna mobile Internet dengan informasi yang disediakan oleh
suatu perusahaan atau organisasi. Pemanfaatan m-EIP terbuka luas untuk
berbagai tipe bisnis dan keperluan, mulai dari Mobile Office, Mobile Sales
Force Automation (m-SFA), Mobile Field Support Automation (m-FSA)
sampai keperluan khusus seperti informasi kepolisian. Dengan demikian,
penggunaan m-EIP tidak terbatas pada informasi yang diperoleh secara cepat,
tetapi bahkan untuk melakukan proses bisnis. Contoh dari proses bisnis yang
dapat dilakukan mulai dari yang sederhana seperti permohonan cuti sampai ke
proses inti seperti pemesanan barang atau konfirmasi penerimaan
barang. Solusi Mobile Office memungkinkan para profesional untuk
mengakses informasi dari sistem korporat seperti groupware, Intranet,
atau aplikasi ERP, praktis dari segala tempat. Akses tersebut dapat dilakukan
dari perangkat mobile seperti telepon selular, PDA (Personal Digital
Assistant) berbasis PalmOS, EPOC dan Windows CE, atau perangkat gabungan
telepon selular dengan PDA berbasis Java. Sebagai ilustrasi, pada gambar
diberikan contoh sebuah Intranet perusahaan yang dipersonalisasi untuk akses
melalui perangkat mobile. Melalui salah satu menu pada
Intranet tersebut, seorang pengguna melakukan personalisasi Mobile Office
dengan memilih bagian-bagian yang paling diperlukannya, dengan tujuan untuk
membuat prioritas bagi informasi dan fasilitas yang paling
penting. Dengan demikian, si pengguna mempunyai kebebasan mutlak untuk
menentukan sendiri content yang diperlukannya secara mobile, dan
bagi departemen yang menyediakan informasi tersebut juga terlepas dari beban
untuk membuat content khusus bagi akses mobile. Beberapa
gambar terakhir menunjukkan ilustrasi tampilan content yang telah dipilih
oleh si pengguna, ketika diakses melalui telepon selular. Contoh
pemanfaatan m-EIP untuk Mobile Office seperti diatas adalah bentuk paling
sederhana, agar dapat memberikan gambaran dasar mengenai proses personalisasi
dan perubahan content. Seperti disebutkan sebelumnya, aplikasi dalam
bidang-bidang lain seperti penjualan, informasi teknis, database pelanggan atau
persediaan barang, akan meningkatkan manfaat dan Return On Investment
yang jauh lebih signifikan.
______________ Sumber : Telset
Maggazine
|