Home   • Profil   • Hubungi   • Testimonial   • RSS
"Ketahuilah bahwa dalam jasad ini ada segumpal daging, apabila segumpal daging itu baik, maka akan baiklah seluruh tubuhnya, dan apabila ia jelek maka jeleklah seluruh tubuhnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati".(HR. Bukhari dan Muslim)
»
Photo Kebesaran Alloh SWT
»
Mesjid Penuh Mukjizat
»
Bila Aku Jatuh Cinta
»
Dikala Ragu Akan dirinya
»
Proposal Nikah
»
Doa Harian Ramadhan
 
 
Pencarian  
 
 
Teknologi Informasi
11 Juli 2001 - 11:14
UNDP: Indonesia Lampui India dalam Indeks Pencapaian Teknologi    
sumber : detikcom
 

Bertempat di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Selasa (10/7/2001) United Nation Development Program (UNDP) meluncurkan Laporan Pembangunan Manusia 2001 (Human development report 2001). Tahun ini, laporan tersebut mengambil tema "Making New Technologies Work for Human Development".

Hasil menarik yang tercatat dalam laporan itu, adalah duduknya Indonesia di peringkat 60 dengan index pencapaian teknologi sebesar 0,211. Selain dikategorikan sebagai negara "pengadopsi dinamis" (dynamic adopter), Indonesia juga berada diatas India (0,201), yang duduk pada peringkat 63.

Laporan tersebut antara lain berisi analisa mengenai pemanfaatan, potensi dan prestasi sektor teknologi informasi /komunikasi di beberapa negara di dunia. Untuk nilai pencapaian teknologi sendiri, merupakan sesuatu yang baru. Nilai indeks tersebut diambil berdasarkan kalkulasi beragam faktor faktor yang mempengaruhi dan berkaitan di sebuah negara, seperti pendidikan dan tingkat kesejahteran.

Disebutkan, negara dalam kategori Dynamic Adopter adalah negara-negara yang dinamis dalam penggunaan teknologi baru. Dalam Indeks pencapaian teknologi, selain dynamic adopterm ada 3 klasifikasi lain yaitu leader, potential leader, dan yang dibawah dynamic adaptor yaitu kategori marginalized.

Singapura, merupakan satu-satunya negara di Asia tenggara yang duduk dalam posisi "leader" dengan indeks pencapaian teknologi sebesar 0,585 dan duduk di posisi 10.

Yang paling mengembirakan adalah dimasukkannya Indonesia dalam kelompok eksportir utama produk teknologi tinggi. Dalam sektor ini Indonesia menduduki peringkat 38 dengan nilai ekspor sebesar USD 3 milyar.

Dalam laporan pembangunan ini ditekankan pula, bahwa jika suatu negara gagal memanfaatakan teknologi secara efektif, maka kemungkinannya negara itu tertinggal dalam pembangunan manusia dan terpinggirkan pada ekonomi global. Laporan tersebut juga menyimpulkan, bahwa semua negara, bahkan yang termiskin sekalipun, perlu menerapkan kebijakan untuk mendorong inovasi, ketrampilan tingkat tinggi dan akses pada teknologi baru.

Laporan itu juga mempelajari efek hengkangnya tenaga profesional TI di negara berkembang ke negara yang lebih maju. Disimpulkan, bahwa perkembangan itu dirasa merugikan oleh negara berkembang. Ditandaskan, pelarian intrelektual seperti itu menyebabkan ruginya negara-negara berkembang dengan nilai milyaran dolar.

 
 
(Dibaca: 9636 kali | Dikirim: 0 kali | Print: 227 kali | Nilai: 0.00/0 votes )
 

Baca juga :
 
  Network : dijual.net | tempatpromosi.com | cyberdakwah.net
Copyright © 2001 - 2017, Dudung Abdussomad Toha